Presiden Jokowi foto bersama Gubernur Jatim dan pejabat lainnya saat meresmikan SMA Negeri Taruna Nala di Malang (3/6)
MN, Malang – Melandasi nama besar nan legendaris dari seorang Senopati Laut Majapahit, Laksamana Nala, pemerintah meresmikan SMA Negeri Taruna Nala di Malang, (3/6). Sekolah Menengah Atas itu langsung diresmikan oleh Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Malang.
Sesaat setelah mendengarkan sambutan Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Presiden langsung menandatangani prasasti peresmian tersebut.
Sebelumnya, presiden bervisi poros maritim dunia ini menyatakan bonus demografi akan dialami Indonesia pada 2020. Sehingga persiapan SDM untuk menghadapi persaingan di massa mendatang perlu dilakukan oleh pemerintah.
“Tetapi kalau usia produktif tidak disiapkan akan terjadi kontraproduktif, menjadi beban karena tidak disiapkan dalam berkompetisi,” kata Jokowi dalam sambutannya.
Trend dunia di abad 21 ini yang mengarah kepada maritim, maka dari itu perlu ditumbuhkan karakter dan semangat kemaritiman sejak usia dini. SMA ini akan menjadi wahana dalam pembentukan tersebut.
“Saya bangga, di Jawa Timur dengan dimotori Gubernurnya, Kepala Daerah pada pagi ini SMA Negeri Taruna Nala, yang kita harapkan dapat memproduksi SDM yang memiliki keunggulan dalam berkompetisi dengan negara lain,” bebernya.
Sementara itu Gubernur Jawa Timur dalam sambutannya mengatakan, SMA Nala mengambil semangat Panglima Angkatan Laut masa kerajaan Majapahit, Panglima Nala. Angkatan laut Majapahit di masa itu mengalami masa kejayaannya hingga negeri-negeri tetangga.
Konon istila ‘Laksamana’, Raja Lautan berawal dari namanya. Nama itu saat ini dipakai sebagai sebutan untuk pimpinan tertinggi TNI Angkatan Laut.
SMA Nala merupakan yang pertama berbasis taruna Angkatan Laut. Berdirinya SMA Nala untuk menyiapkan SDM yang andal dan tentunya berkarakter maritim.
“Tujuan kami membentuk SDM andal dan berahklak mulia lewat pendidikan yang berkualitas,” kata Pakde Karwo biasa disapa.
Turut mendampingi Presiden dalam kunjungan kerja di antaranya Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Staf Khusus Presiden Sukardi Rinakit, Menteri Pendidikan Nasional Muhadjir Effendy, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Gubernur AAL Laksda TNI Wudpo Lukito, Pangdam Brawijaya Mayjen TNI Kustanto dan sejumlah pejabat lainnya.
(Adit/MN)
Palembang (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Palembang mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2025,…
Makassar (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan pemahaman tentang pengelolaan keuangan sejak dini, khususnya bagi para…
Jakarta (Maritimnews) - Meningkatnya kolaborasi lintas pemangku kepentingan di Port of Tanjung Priok berdampak positif,…
Pontianak (Maritimnews) - Seiring menguatnya aktivitas perdagangan dan distribusi barang di Provinsi Kalimantan Barat, IPC…
Oleh: Mohamad Erwin Y Zubir (INSA JAYA) Pertanyaan ini tak lagi bersifat teoritis tapi lahir…
Salah satu permasalahan yang masih terjadi hingga saat ini ialah muatan balik yang masih belum…