SDM Maritim Dunia akan Diselaraskan dengan IMO Strategic Direction 2016-2023 dan SDGs

Delegasi Indonesia pada sidang IMO Technical Cooperation Committee ke-67 di London

MN, London – Program Kerjasama Teknis Maritim International Maritime Organization (IMO) ditujukan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) maritim dunia, dan perlu diselaraskan dengan IMO Strategic Direction 2016-2023 serta wajib mengikuti program PBB Sustainable Development Goals (SDGs). Hal itu dikatakan Sekretaris Jenderal IMO, Kitack Lim pada pembukaan Sidang IMO Technical Cooperation Committee ke-67 di London pada tanggal 17 – 19 Juli 2017.

Sekjen IMO juga menyampaikan kepada dunia pentingnya pelayaran sebagai salah satu sarana untuk mendukung peningkatan perdagangan dan perekonomian dunia dengan tujuan utama yaitu pembangunan maritim dunia yang berkelanjutan (sustainable development). Di samping itu, Kitack Lim juga mengemukakan mengenai rencana peringatan Hari Maritim Dunia atau World Maritime Day Tahun 2017.

“Peringatan Hari Maritim Dunia atau World Maritime Day tahun 2017 ini akan digelar di Hongaria pada tanggal 24 September 2017 dengan tema yang diangkat “Konektivitas antara kapal, pelabuhan dan manusia,” jelasnya.

Dalam sidang tersebut, delegasi Pemerintah Indonesia diwakil oleh Asisten Deputi Pendidikan dan Pelatihan Maritim Kementerian Koordinator Bidang Maritim (Kemenko Maritim) TB Haeru, Atase Perhubungan KBRI London Simson Sinaga, Kepala Sub Direktorat Keselamatan Kapal Direktorat Perkapalan dan Kepelautan Kementerian Perhubungan Capt. Bharto, Kepala Bagian Ketatausahaan dan Pelaporan Deputi IV Kemenko Maritim Reimond dan Kepala Sub Bagian Kerjasasama Luar Negeri dan Perjanjian Internasional Sesditjen Perhubungan Laut  Kementerian Perhubungan Barkah Bayu Miharja.

Pada pelaksanaan hari ke-2 Sidang TC ke-67 telah ditetapkan program-program kerjasama teknis IMO periode dua tahunan (2018-2019) berupa program-program peningkatan kapasitas SDM maritim meliputi pelatihan, workshop/lokakarya maupun pendidikan tinggi di tingkat pascasarjana hingga doktoral.

Atase Perhubungan KBRI London Simson Sinaga menyatakan bahwa Indonesia mendukung dilaksanakannya program-program kerjasama tersebut yang sangat perlu diikuti oleh SDM maritim di Indonesia.

“Ini peluang bagi Indonesia berpartisipasi dalam program-program kerjasama teknis tersebut sekaligus menunjukkan eksistensi Indonesia sebagai negara anggota IMO. Terlebih lagi dengan adanya Pencalonan Indonesia sebagai anggota Dewan IMO Kategori C Periode 2018-2019 yang pemilihannya akan dilaksanakan di bulan November 2017 di London,” pungkas Simson.

(Bayu/MN)

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Pelindo Sosialisasikan Penataan Peta Peran Korporasi

Makassar (Maritimnews) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menyosialisasikan penataan peta peran korporasi kepada…

30 minutes ago

PMT Port Visit melalui Onboarding Budaya Perusahaan

Belawan (Maritimnews) - PT Pelindo Multi Terminal atau PMT memberikan pengalaman awal dunia kerja kepada…

11 hours ago

Kebakaran Kontainer di NPCT1 Cepat Dipadamkan, Tidak Ada Korban

Jakarta (Maritimnews) - New Priok Container Terminal One (NPCT1) berhasil menangani kebakaran yang terjadi pada…

2 days ago

Breakfast With Leader Pelindo 4 Hadapi Perubahan Pelabuhan dan Streamlining

Makassar (Maritimnews) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 memperkuat komunikasi internal dan keterlibatan pegawai…

2 days ago

IPC TPK Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026

Jakarta (Maritimnnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menerima dua penghargaan dalam ajang TOP GRC…

2 days ago

Kinerja Positif IPC TPK Hingga Agustus 2026, Tumbuh 8,37 Persen

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) kembali mencatatkan tren kinerja operasional yang positif…

3 days ago