Staf Ahli KSP Bidang Maritim Riza Damanik (kiri) dalam Rakor Maritim DPP KNPI Se-Indonesia di Lombok
MN, Lombok – Dalam Rakor Bidang Maritim DPD KNPI Provinsi Se-Indonesia dan Pelatihan Pariwisata Bahari selama dua hari pada tanggal 10-11 Agustus 2017 lalu, turut menghadirkan Kantor Staf Presiden RI sebagai Keynote Speaker guna memberikan pendalaman materi tentang kemaritiman yang sudah dilaksanakan Pemerintah maupun yang akan dilaksanakan.
Mewakili Kepala Kantor Staf Presiden Teten Masduki yang berhalangan hadir, M.Riza Damanik selaku Staf Ahli Bidang Maritim mengatakan terima kasih atas dukungan DPP KNPI dalam konstribusi bersama Pemerintah membangun dunia kemaritiman. Sebagaimana yang tertuang dalam kegiatan Rakor Bidang Maritim DPD KNPI Provinsi Se-Indonesia ini.
“Saya mewakili Kantor Staf Presiden menyampaikan terimakasih bahwa DPP KNPI saat ini benar-benar concern dalam membangun kemaritiman. Baru saja KNPI melaksanakan Jambore Nasional Poros Maritim Pemuda di maluku beberapa waktu lalu kini sudah mulai Rakor Maritim lagi, hampir setiap saat kami mendapatkan informasi tentang gerakan maritim DPP KNPI dan kami selalu medukung itu demi kemajuan bangsa dan negara,“ ujar Riza dalam sambutannya.
Lebih lanjut dalam pemaparan materinya, mantan Ketua Kesatuan Nelayan tradisional Indonsia (KNTI) itu, yang didampingi Ketua DPP KNPI Bidang Maritim Baharudin Farawowan membeberkan program pembangunan kemaritiman di bawah Kepemimpinan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang telah dilaksanakan di berbagai program.
Misalnya tol laut, pembangunan dermaga,peningkatan sumberdaya kelautan yang berpihak pada pribumi, pemberantasan illegal fishing hingga upaya mengatasi kelangkaan garam dan lain-lain.
Pemaparan ini ditutup dengan sesi tanya jawab dari Pemuda Indonesia yang hadir dalam rakor tersebut. Antusias pemuda dalam membangun kemaritiman begitu terlihat dalam kegiatan ini. Hal itu telah membuktikan kepada pihak Istana, bahwa DPP KNPI fokus menyongsong Poros Maritim Dunia dengan membangun kualitas SDM-nya.
Di sisi lain, menurut Ketua DPP KNPI Bidang Maritim Baharudin Farawowan mengatakan kehadiran Kantor Staf Presiden sebagai Keynote Speaker pada Rakor ini merupakan bukti nyata dukungan Istana terhadap semua program KNPI khususnya program kemaritiman. Hal itu terus dedikasikan oleh KNPI demi menjadikan Indonesia sebagai bangsa dan negara maritim yang besar.
“Kami mengucapakan banyak terima kasih atas kehadiran Bang Riza mewakili Kepala Kantor Staf Presiden sebagai Keynote speaker dalam Rakor ini sebagai bukti dukungan Istana pada program kerja kami. Di tahun 2018 mendatang kami akan melaksanakan Jambore Nasional Poros Maritim Pemuda (JNPMP) ke-III di Mandalika Provinsi Nusa Tenggara Barat,“ ujar Baharudin.
Lebih lanjut, pria yang kini juga aktif sebagai politisi di PDI Perjuangan itu mengharapkan dengan hadirnya perwakilan Kantor Staf Presdien RI dalam Rakor ini selain memberi spirit kepada pemuda Indonesia yang hadir, juga dapat mengingatkan kembali janji pihak Istana untuk memfasiltasi silaturahmi DPP KNPI dengan Presiden Joko Widodo.
“Kami akan melaporkan kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan dan juga untuk meminta Bapak Presiden hadir dalam Pembukaan Jambore Nasional Poros Maritim Pemuda (JNPMP) Ke III tahun depan,” pungkas Baharudin yang mendapat riuh tepuk tangan dari para audiens.
Usai bertemu dengan Kepala KSP Teten Masduki beberapa waktu lalu, DPP KNPI memang dijanjikan untuk bertemu Presiden Joko Widodo dalam sesi penyampaian hasil program kerjanya sebagai bentuk dedikasi yang mendukung terwujudnya Poros Maritim Dunia. Namun, karena beberapa hal, janji tersebut urung terlaksana.
(Adit/MN)
(Adit/MN)
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.piatu, Koperasi Karyawan (KOPKAR) Terminal Petikemas…
Bandar Lampung (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang mencatat kinerja operasional yang…
Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil menjaga kinerja operasional secara solid…
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mencatat kinerja operasional yang positif dalam melayani angkutan…
Ini bukan soal satu atau dua pelabuhan yang perlu diperbaiki. Ini adalah kegagalan sistemik yang…
Ditulis oleh: Arief Poyuono Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 yang berada di kisaran 5 %…