Categories: HankamTerbaruTNI AL

Mengunjungi Pondok Dayung (Bagian 1)

Prajurit Koarmabar sedang melakukan simulasi VBSS.

MN, Jakarta – Awal pekan lalu, kami dan beberapa media lain berkesempatan mengunjungi Dermaga Pondok Dayung Koarmabar I Tanjung Priuk Jakarta Utara. Kunjungan ini terasa cukup spesial dikarenakan tak sembarangan orang bisa masuk ke lokasi tersebut. Selain seperti lazimnya instalasi militer, di lokasi ini terparkir kapal- kapal perang yang menjaga perairan Nusantara. Namun, ada satu hal yang membuat lokasi begitu istimewa, yaitu keberadaan Komando Pasukan Katak (Kopaska), pasukan elit milik TNI AL yang boleh dibilang sangat misterius keberadaannya.

Sebelum sampai di lokasi, kami harus menyeberan dengan menggunakan perahu motor. Tampak dari seberang lokasi, patung katak membawa garpu tala yang sangat besar.

Sesampainya di lokasi, kami disambut langsung oleh Kepala Dinas Penerangan  (Kadispen) Koarmabar Letkol (KH) Budi Amin, Kasipenum Dispen Koarmabar Mayor (KH) Samuel P, dan Dankima Satkopaska Koarmabar Kapten Laut (P) Edi Tirtayasa.

Ketiga perwira TNI AL tersebut menjelaskan tentang rangkaian kegiatan yang akan dan boleh kami lakukan selama berada di Pondok Dayung tersebut. Pertama, Letkol Laut (KH) Budi Amin yang memberikan sambutan atas kedatangan kami. Lalu dilanjutkan oleh Mayor Laut (KH) Samuel P yang menjelaskan secara teknis tentang Koarmabar, teknis pengambilan gambar yang boleh diambil maupun yang dilarang, dan memberikan keterangan mengenai beberapa hal teknis terkait apa yang kami lihat selama di Pondok Dayung. Terakhir,Kapten Laut (P) Edi Tirtayasa, Komanda Kompi Pasukan Katak yang menjelaskan sedikit tentang Kopaska.

Kegiatan diawali dengan perkenalan berbagai peralatan yang digunakan oleh Satkopaska TNI AL. Mayor Laut (P) Edi Tirtayasa menjelaskan secara spesifik beberapa senjata dan peralatan tempur yang digunakan oleh prajurit kopaska saat menjalankan misi.

Tampak beberapa peralatan yang jarang kami lihat, hampir seluruhnya menerapkan teknologi canggih dan rata-rata dari senjata dan peralatan tersebut belum diproduksi di dalam negeri.

Lalu dilanjutkan dengan mengunjungi salah satu alutsista yang dimiliki oleh Koarmabar, KRI Tjiptadi 381. Kapal perang berjenis corvet yang masuk dalam kelas Parchim ini adalah salah kapal perang anti kapal selam yang dimiliki TNI AL. Kami beruntung bisa menjelajahi kapal tersebutdan melihat kapal ini dari beberapa sudut. Perwira kapal yang menemani kami pun, juga cukup ramah dan jelas memberikan keterangan kepada kami.

Di kapal ini pula kami disuguhi salah satu simulasi operasi yang cukup menarik, yaitu VBSS (Visit, Board, Search, and Seizure) oleh para personel Koarmabar. VBSS sendiri merupakan sebuah tim kecil yang terdiri dari delapan personel dan memiliki kemampuan pencarian, penyergapan, dan pembebasan kapal serta merupakan komponen wajib pada KRI yang dimiliki oleh TNI Angkatan Laut untuk menekan berbagai bentuk pelanggaran kedaulatan dan hukum di laut.

Sedikit banyak kami mendapat pengetahuan langsung tentang bagaimana kemampuan TNI AL dalam menjaga kedaulatan NKRI, di mana tidak setiap orang beruntung bisa menyaksikan hal ini.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Bank Mandiri Siap Dukung Infrastruktur Pelindo di Indonesia Timur

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memperkuat sinergi…

17 hours ago

Triwulan I 2026, IPC TPK Panjang Tumbuh 2,06%

Bandar Lampung (Maritimnews) - IPC Terminal Peti Kemas (IPC TPK) area Panjang berhasil menjaga produktivitas…

20 hours ago

Pelindo Konsisten Jaga Kelestarian Lingkungan Laut

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) konsisten…

2 days ago

Kunjungan Sosial Kopkar TPK Koja Ke GMMI

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.piatu, Koperasi Karyawan (KOPKAR) Terminal Petikemas…

5 days ago

Pelindo Panjang: Optimalisasi dan Sinergi, Kunci Pertumbuhan Positif

Bandar Lampung (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang mencatat kinerja operasional yang…

6 days ago

IPC TPK Catat 850 Ribu TEUs di Triwulan I 2026

Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil menjaga kinerja operasional secara solid…

6 days ago