Tindak Lanjuti Kunjungan Presiden, KLHK dan DPP Geomaritim Sinergi Bangun Muara Gembong

Kasubdit Bina Cinta Alam KLH Ir.Kendariany Ethe (kiri) bersama Wasekjen DPP Geomaritim Zakarias Bembuain (kanan).

MN, Jakarta – Presiden Joko Widodo pada hari Rabu (1/11) lalu melakukan kunjungan kerja ke Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kehadiran Presiden di daerah tersebut adalah untuk meninjau pelaksanaan program perhutanan sosial di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong sekaligus menyerahkan surat keputusan yang menegaskan pemanfaatan hutan kawasan hutan negara, untuk dapat diakses oleh petani dan penambak.

Menindaklanjuti kunjungan Presiden tersebut, Kementerian Lingkungan Hidup RI menggandeng bebrapa Komunitas, LSM, dan Ormas yang termasuk DPP Gerakan Poros Maritim Indonesia (Geomaritim) untuk pertemuan bersama.

Bertempat di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup RI, Kasubdit Bina Cinta Alam Ir. Kendariany Ethe mengatakan bahwa pertemuan ini bermaksud mengajak seluruh komunitas kemaritiman dan masyarakat pesisir dalam rangka pemanfaatan Muara Gembong sebagai kawasan ekowisata dan juga obyek wisata.

“Pertemuan hari ini merupakan tidak lanjut kunjungan Bapak Presiden ke muara gembong beberapa waktu yang lalu untuk menjadikan kawasan tersebut sebagai kawasan Ekowisata dan Obyek Wisata dalam rangka meningkatkan SDM dan Ekonomi Masyarakat sekitarnya,” jelas Ethe.

Ketua DPP Geomaritim Bidang Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Rio Jambormias mengatakan bahwa kehadirannya bersama beberapa pengurus DPP Geomaritim serta lembaga lainnya di sini adalah dalam rangka menghadiri undangan Kementerian Lingukungan Hidup.

“Pertemuan kami di sini bertujuan melakukan pembahasan untuk mempersiapkan forum diskusi komunitas kemaritiam, khususnya bersama Kementerian Lingkungan Hidup yang akan berlangsung minggu depan guna pemberdayaan masyarakat pesisir di sekitar Muara Gembong agar tercipatanya kreatifitas UKM yang mendatangkan pendapatan bagi masyarakat setempat,” ungkap Rio.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Geomaritim Baharudin Farawowan saat dihubungi melalui telepon, mengatakan bahwa sesuai tujuan organisasi kehadiran Ormas Gerakan Poros Maritim Indonesia (Geomaritim) adalah guna mengawal dan berpartispasi aktif dalam implementasi Kebijakan Kelautan Indonesia (KKI).

“Kami Geomaritim mendukung prakarsa Kementerian Lingkungan Hidup hari ini karena sejalan dengan Kebijakan Kelautan Indonesia (KKI) yang bertujuan untuk melestarikan sumber daya kelautan dan mencegah terjadinya pencemaran atau kerusakan lingkungan di Muara Gembong, lebih jauhnya sebagai upaya penguatan Komunitas di sekitarwilayah tersebut,” tandas Farawowan.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Maklumat Pelayanan, Komitmen Pelindo Regional 2 Tanjung Priok

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pengguna jasa terhadap pelayanan terminal penumpang,…

1 day ago

IPC TPK dan Mitra PBM Dorong Operational Excellence

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka menghadirkan layanan terminal yang unggul (Operational Excellence) berkelanjutan, PT IPC…

6 days ago

Hari Lingkungan Hidup 2026, Kolaborasi Pelindo Regional 2 Priok dan Pemkot Jakut

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 PT Pelabuhan Indonesia (Persero)…

6 days ago

Transformasi Terminal Sri Bintan Pura Tingkatkan Sinergitas

Tanjung Pinang (Maritimnews) - Langkah Transformasi Terminal Penumpang Sri Bintan Pura di Tanjung Pinang telah…

6 days ago

Jalan di Balik Dermaga: Menuntaskan Hinterland yang Terlupakan

Investasi besar pada terminal pelabuhan tanpa membenahi konektivitas di belakangnya ibarat membangun mulut tanpa tenggorokan.…

1 week ago

Geliat IPC TPK Panjang Dukung Ekspor Provinsi Lampung

Bandar Lampung (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) area Panjang semakin memperkuat perannya…

2 weeks ago