Tim Inspeksi Pushidrosal meninjau pelaksanaan Opssurta Hidros di Selat Gelasa.
MN, Jakarta – Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) selama lima puluh hari ke depan akan menggelar operasi survei dan pemetaan (Opssurta) di perairan Selat Gelasa, Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung. Opssurta hidros ini digelar guna menjamin keselamatan pelayaran di selat yang merupakan salah satu jalur pelayaran kapal yang menghubungkan Pulau Belitung dan Bangka tersebut.
Kapushidrosal Laksamana Muda TNI Harjo Susmoro menyampaikan bahwa selama lima puluh hari, tim survei Pushidrosal yang berjumlah 15 personil di bawah pimpinan Komandan Unit Survei I Mayor Laut (P) Ahmad Afandi ini, akan melaksanakan Opssurta Hidros dengan rincian kegiatan yang meliputi pengambilan data kedalaman (pemeruman), pencitraan dasar laut, verifikasi Sarana Bantu Navigasi Pelayaran(SBNP), pemasangan stasiun pasang surut, pengukuran arus, pengukuran ketebalan sedimentasi, pengambilan contoh dasar laut, pengamatan meteorologi, verifikasi toponimi, serta pengumpulan data geografi maritim.
Untuk menjamin keakuratan data yang dihasilkan, Opssurta hidros yang juga bertujuan untuk memutakhirkan Peta Laut Indonesia Nomor nomor 64 ini, akan diinspeksi oleh Kadispam Pushidrosal Kolonel Laut (E) GP Handoko dan Kasubditdalopssurta Letkol Laut (KH) Muhamad Yasin.
Inspeksi ini bertujuan untuk meninjau secara langsung perkembangan pelaksanaan survei yang dilaksanakan tim Pushidrosal, yang meliputi area, waktu, maupun metode survei yang dilaksanakan oleh tim sudah sesuai dengan perencanaan awal, sehingga data yang dihasilkan akurat, mutakhir, dan terpercaya.
Tim inspeksi Pushidrosal akan mengadakan peninjauan langsung pelaksanaan survei dan menerima paparan mengenai perkembangan pelaksanaan survei dari Dan Unit Survei Mayor Laut (P) Ahmad Afandi. Sebaliknya, tim inspeksi juga akan memberikan assessment terhadap data yang dihasilkan dari pelaksanaan survei.
Sebagai lembaga hidrografi nasional, Pushidrosal mengemban amanah pemerintah RI dalam menjamin keselamatan pelayaran, baik untuk kepentingan militer maupun sipil. Oleh karena itu, pelaksanaan survei yang dilaksanakan harus menghasilkan data dan informasi hidro-oseanografi yang akurat dan terpercaya melalui produk yang dihasilkan, seperti Peta Laut Indonesia (PLI) maupun publikasi nautika.
Jakarta (Maritimnews) – Enam terdakwa perkara dugaan korupsi proyek pengerukan alur pelayaran yang berkaitan dengan…
Makassar (Maritimnews) - Sebanyak 100 balita dan 100 lansia di Kecamatan Wajo, Kota Makassar, mendapatkan…
Surabaya (Maritimnews) - Aliansi Serikat Pekerja Tanjung Perak akan menggelar aksi solidaritas di depan Pengadilan…
Ruang lingkup pengaturan Perpres ini meliputi Strategi Penguatan Logistik Nasional, Pengukuran Kinerja Logistik Nasional dan…
Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) bersama Serikat Pekerja Pelabuhan Indonesia (SPPI) Bersatu Periode…
Jakarta (Maritimnews) - Delegasi Pemerintah negara Madagaskar didampingi oleh tim Lembaga National Single Window (LNSW)…