Published On: Mon, Jul 23rd, 2018

Berangkat dari Slogan “Nenek Moyangku Pelaut”, TNI AL Latih Komunitas Medsos Menyelam

Beberapa personel Dislambair Koarmada II sedang memberikan pelatihan menyelam kepada komunitas medsos Cocoklogi Science di Kolam Renang AAL Jala Krida Tirta, Surabaya (21/7).

Beberapa personel Dislambair Koarmada II sedang memberikan pelatihan menyelam kepada komunitas medsos Cocoklogi Science di Kolam Renang AAL Jala Krida Tirta, Surabaya (21/7).

MN, Surabaya – Demi memasyarakatkan olahraga menyelam sekaligus menumbuhkan jiwa kemaritiman di masyarakat umum, khususnya generasi muda, Dislambair Koarmada II TNI Angkatan Laut  memberikan pelatihan menyelam bagi komunitas media sosial (medsos) di Jawa Timur.

Kegiatan pelatihan olahraga yang mulai mendapatkan perhatian lebih dari masyarakat luas ini, diselenggarakan di  Kolam Renang Akademi Angkatan Laut (AAL) Jala Krida Tirta, Akademi Angkatan Laut, Surabaya, Sabtu, (21/7).

Dalam kegiatan ini, Dislambair Koarmada II TNI AL, melakukan sinergi dengan salah satu komunitas media sosial Facebook yang bernama Cocoklogi Science. Cocoklogi Science sendiri merupakan komunitas media sosial yang berdiri pada tahun 2013 yang lalu oleh beberapa orang penggiat media sosial.

Pada awal berdirinya, komunitas yang sudah memiliki anggota lebih dari 80.000 akun ini, merupakan komunitas yang fokus membahas berbagai permasalahan terkait situs-situs bersejarah di berbagai belahan dunia. Seiring dengan perkembangan budaya pop yang terus meluas, materi bahasan dalam komunitas ini pun juga turut berkembang luas.

Selain itu, terkait dengan kebiasaan masyarakat saat ini, khususnya generasi muda yang minim aktifitas di dunia nyata, komunitas Cocoklogi Sciences ini juga memiliki misi terus mendorong para anggotanya untuk lebih banyak melakukan aktifitas di dunia nyata, menjelajah ke berbagai pelosok dunia, mendaki gunung-gunung, serta melintasi berbagai samudera.

Salah satu pengurus komunitas Cocoklogi Science yang turut hadir pada kegiatan pelatihan selam tersebut, Meilissa Saptaningtyas, mengungkapkan bahwa pelatihan menyelam ini merupakan salah satu representasi dari visi berdirinya grup ini yang terus mendukung dan mendorong para anggotanya lebih banyak beraktifitas di dunia nyata.

“Setelah Ekspedisi Gunung Padang, Ekspedisi  Nepal, serta beberapa ekspedisi lain yang pernah kami jalankan, kegiatan pelatihan ini diharapkan mampu merangsang masyarakat luas, minimal anggota komunitas ini, agar lebih banyak beraktifitas di dunia nyata dibanding dunia maya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia juga mejelaskan bahwa kegiatan ini diharapkan bisa menjadi awal bagi terselenggaranya kegiatan lain yang serupa maupun yang lebih jauh dari kegiatan ini.

“Pelatihan ini sendiri diharapkan bisa menjadi awal terselenggaranya kegiatan lain yang serupa. Sesuai dengan kodrat kita sebagai bangsa yang dari sejarahnya adalah bangsa pelaut, pelatihan diharapkan bisa merangsang masyarakat luas, setidaknya anggota dari komunitas ini untuk sadar akan sejarah besarnya sebagai keturunan para pelaut ulung. Dan dari kegiatan ini semoga hal itu bisa terwujud dan terus berkembang menjadi luas,” tambahnya.

Senada dengan Meilissa, salah satu personel Dislambair Koarmada II yang turut menjadi pelatih dalam kegiatan tersebut, Lettu (E) Elfan Muditya Wardana, juga sangat mengapresiasi kegiatan ini. Menurut perwira pertama dari Korps Elektronika tersebut, kegiatan ini sangat baik untuk mengenalkan dunia selam kepada masyarakat banyak sekaligus memasyarakatkan visi pemerintah saat ini yang ingin menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

“Sebagai bagian dari bhakti TNI AL , serta mendukung visi pemerintah yang ingin menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia, kami sangat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Kami juga berharap pelatihan yang kami berikan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat banyak. Setidaknya dengan dukungan dari komunitas media sosial seperti Cocoklogi Science ini, pengetahuan dan informasi yang bisa masyarakat luas peroleh tentang dunia kemaritiman tanah air akan semakin mudah diperoleh,” ujarnya.

Lebih jauh, ia juga berharap kegiatan ini semakin menumbuhkan kecintaan masyarakat luas terhadap dunia kemaritiman serta semakin memahami visi poros maritim dunia yang telah digaungkan pemerintah sejak beberapa tahun terakhir.

“Beranjak dari slogan ‘Nenek Moyangku Seorang Pelaut’,semoga dengan semakin banyaknya kegiatan seperti ini, kecintaan masyarakat terhadap lautnya akan semakin bertambah. Dengan bertambahnya kecintaan terhadap laut , akan menambah dukungan kepada pemerintah untuk mewujudkan poros maritim dunia tersebut,” pungkasnya.

About the Author

- Redaktur

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

alterntif text
alterntif text
alterntif text
Connect with us on social networks
Recommend on Google