Categories: GeopolitikHLTerbaru

Danseskoal Sampaikan Gagasan Ketahanan Maritim ASEAN di Filipina

Danseskoal Laksda TNI A Octavian (kedua dari kiri)

MN, Jakarta – Ketahanan maritim ASEAN menjadi konsep penting dalam membangun dinamika lingkungan strategis di antara hubungan kawasan Samudera Hindia dan Pasifik.

Hal itu sebagaimana dipaparkan oleh Dansekoal Laksda TNI Dr. Amarulla Octavian, ST, MSc, DESD, dalam konferensi internasional bertajuk Resilience in the Age of Global Security di Manila, Filipina, 16-17 Agustus 2018.

Pemaparannya yang berjudul Developing ASEAN Maritime Resilience menjawab tantangan lingkungan strategis di Samudera Hindia dan Samudera Pasifik, hingga pesatnya kemajuan teknologi telah merubah karakter ancaman maritim.

“Ini harus ditanggulangi bersama. Sejalan dengan Cetak Biru dan Program Aksi ASEAN Political-Security Community (APSC),” ujar Octavian.

Sambung mantan Dekan Fakultas Manajemen Pertahanan Unhan itu, konsep kerjasama keamanan kesepuluh negara anggota ASEAN meningkat dari tataran cooperative security menjadi common security.

“Dengan konsep kerjasama keamanan yang lebih terintegrasi, maka ketahanan maritim ASEAN dapat dibangun dengan lebih kokoh berdasarkan kepentingan Kawasan,” tambahnya.

Beberapa tahapan pembangunan ketahanan maritim ASEAN secara terstruktur dan sistematis yang dipaparkan merupakan hasil penelitian strategis Pusat Kajian Maritim (Pusjianmar) Seskoal.

Pemaparan dari Danseskoal itu turut menjadi kado istimewa buat peringatan Hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia 17 Agustus 1945, mengingat NKRI memiliki gagasan yang besar dalam mewujudkan keseimbangan dunia pada bingkai visi Poros Maritim Dunia.

Konferensi yang diselenggarakan oleh National Defense College of the Philippines (NDCP) dengan para pembicara akademisi dan praktisi dari mancanegara yang terbagi ke dalam 5 panel.

Hari pertama terdiri dari 3 panel dengan fokus pembahasan human security sedangkan hari kedua terdiri dari 2 panel yang membahas state security. Konferensi dibuka secara resmi oleh Menteri Pertahanan Filipina Delfin N. Lorenzana sekaligus menyampaikan keynote speech.

Konferensi dihadiri para senator, duta besar, pejabat National Security Council, perwira tinggi Armed Forces of the Philippines, Coast Guard, National Police, lembaga-lembaga internasional, serta beberapa rektor dan dekan dari universitas terkemuka di Filipina dengan sekitar 200 peserta. (hsn)

 

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Usia 13 Tahun Jadi Momentum IPC TPK Pacu Transformasi dan Peningkatan Layanan

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) resmi memasuki usia 13 tahun dalam melayani…

3 days ago

IPC TPK Fasilitasi Uji Emisi Truk Peti Kemas Gratis

Jakarta (Maritimnews) - Sebagai wujud nyata komitmen terhadap kelestarian lingkungan dan implementasi komitmen Environmental, Social,…

3 days ago

Apa Kabar SIMON TKBM Pelabuhan Internasional Tanjung Priok?

Jakarta (Maritimnews) - Pelabuhan Tanjung Priok pintu gerbang logistik utama Indonesia adalah world class port…

4 days ago

Pelindo Tanjung Priok Gelar Pemeriksaan Kesehatan & Sembako Gratis

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok menunjukkan komitmennya mendukung kesejahteraan…

5 days ago

Momentum HUT IPC TPK Ke-13, Hadirkan Khitanan Massal di Cilincing

Jakarta (Maritimnews) – Menyambut HUT PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) ke-13 telah diawali dengan…

6 days ago

Maklumat Pelayanan, Komitmen Pelindo Regional 2 Tanjung Priok

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pengguna jasa terhadap pelayanan terminal penumpang,…

1 week ago