Dirops IPC, Prasetyadi saat di pelabuhan Tanjung Pandan
MN, Belitung – Volume kegiatan muat PT Pelabuhan Indonesia II atau IPC cabang Tanjung Pandan masih didominasi oleh komoditi Kaolin. Hasil pertambangan tersebut andalan pelabuhan Tanjung Pandan untuk ekspor ke Malaysia sebagai bahan baku industri kosmetik.
Pertumbuhan volume pada Semester I tahun 2018 pelabuhan Tanjung Pandan, khusus kegiatan muat komoditi Kaolin tercatat sebanyak 79.517 ton meningkat 39,42% dibanding periode sama tahun 2017 sebesar 57.036 ton.
Selama tahun 2017, ekspor (direct call) komoditas Kaolin ke Port Klang, Malaysia tercatat sebanyak 6.038 ton, sedangkan kegiatan muat antar pulau (tujuan Jakarta dan Surabaya) sebanyak 116.453 ton, total keseluruhan mencapai 122.491 ton.
“Pengapalan komoditi Kaolin ada yang direct ke Port Klang oleh pelayaran PT Lintas Samudra Bahari rata-rata perbulan sekali pengapalan, muatan 700 ton. Sedangkan yang transit adalah tujuan pelabuhan Sunda Kelapa,” jelas Saripudin, Plh General Manager IPC Cabang Tanjung Pandan kepada Maritimnews, Jumat (17/8).
Plh GM IPC Tanjung Pandan menerangkan, bahwa pengapalan komoditi Kaolin lebih dominan ke pelabuhan Sunda Kelapa Jakarta yang mencapai 12 kapal perbulan dengan muatan 600 ton. Kemudian pelayaran antar pulau (domestik) ke pelabuhan Tanjung Perak Surabaya sebanyak 4 kapal perbulan muatan 750 ton.
“Komoditi Kaolin yang status antar pulau tujuan Sunda Kelapa dari pelabuhan Tanjung Pandan, akan dilanjutkan memakai fasilitas truck ke pelabuhan Tanjung Priok untuk selanjutnya berubah menjadi status ekspor menuju negara tujuan,” ujarnya.
Adapun volume komoditi unggulan pelabuhan Tanjung Pandan setelah Kaolin, adalah Kernel yang di Semester I tahun 2018 sebanyak 10.000 ton (tahun 2017 tercatat 14.743 ton). Disusul komoditi Lada yang sepanjang tahun 2017 sebanyak 2.664 ton, Semester I 2018 tercatat 718 ton, selanjutnya Ikan daging beku dan Timah.
Sementara itu capaian throughput petikemas di dermaga umum pelabuhan Tanjung Pandan tercatat Full sepanjang tahun 2017 sebesar 6.229 TEUs, dan Semester I tahun 2018 sebanyak 3.304 TEUs. Untuk Empty pada tahun 2017 tercatat 5.130 TEUs, Semester I 2018 sebanyak 4.120 TEUs.
(Bayu/MN)
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) konsisten…
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.piatu, Koperasi Karyawan (KOPKAR) Terminal Petikemas…
Bandar Lampung (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang mencatat kinerja operasional yang…
Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil menjaga kinerja operasional secara solid…
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mencatat kinerja operasional yang positif dalam melayani angkutan…
Ini bukan soal satu atau dua pelabuhan yang perlu diperbaiki. Ini adalah kegagalan sistemik yang…