Petikemas berpendingin Climactive
MN, Jakarta – Pada pameran Asia Fruit Logistica fair 2018 di Singapura, group pelayaran terkemuka dunia, Compagnie Maritime d’Affretement – Compagnie Generali Maritime (CMA CGM) meluncurkan produk reefers terbaru bernama Climactive.
Petikemas berpendingin tersebut memakai teknologi tinggi untuk pengangkutan buah dan sayuran yang sensitif oleh atmosfer. Mampu menjaga kesegaran produk hingga ke tujuan akhir, mencegah proses pematangan, serta mempertahankan kualitas produk.
“Kalau reefer yang biasa kan untuk hasil laut, liquid dan cairan. Sedangkan Climactive khusus tanaman, seperti tumbuhan hidup, sayur-sayuran pun bisa,” jelas Ami Kusuma, Deputy Marketing Manager CMA CGM Indonesia kepada Maritimnews, Kamis (6/9).
Menurut Ami Kusuma, reefer Climactive adalah solusi terbaru dan terdepan untuk menjaga kesegaran komoditas yang sensitif, dengan mengurangi tingkat oksigen di dalam wadah dilengkapi dengan Daikin Active CA.
Kelebihan Reefer terbaru CMA CGM adalah pengaturan suhu, kelembaban dan keseimbangan antara gas ditata dengan tepat, sehingga memungkinkan pengawetan optimal dan perlindungan bagi komoditas yang sangat sensitif.
“Reefer Climactive diciptakan bagi komoditas sensitif yang memerlukan perhatian khusus, karena kekhususan biologis dan waktu pematangannya seperti produk organik bernilai tambah tinggi, produk dengan waktu transit lama,” pungkasnya.
(Bayu/MN)
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.piatu, Koperasi Karyawan (KOPKAR) Terminal Petikemas…
Bandar Lampung (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang mencatat kinerja operasional yang…
Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil menjaga kinerja operasional secara solid…
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mencatat kinerja operasional yang positif dalam melayani angkutan…
Ini bukan soal satu atau dua pelabuhan yang perlu diperbaiki. Ini adalah kegagalan sistemik yang…
Ditulis oleh: Arief Poyuono Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 yang berada di kisaran 5 %…