Published On: Fri, Oct 12th, 2018

Masyarakat Korea Selatan Antusias Sambut KRI Bima Suci

KRI Bima Suci di Jeju-Do, Korel. (Foto: Kapten Laut (E) Elfan Muditya Wardana)

KRI Bima Suci di Jeju-Do, Korel. (Foto: Kapten Laut (E) Elfan Muditya Wardana)

MN, Seoul – Setelah melanglang buana ke beberapa negara, kapal latih kebanggaan tanah air KRI Bima Suci tiba di Pulau Jeju-Do Korea Selatan, Rabu (9/10).

Selain dalam rangka melaksanakan misi Kartika Jala Krida 2018, kedatangan kapal latih milik TNI AL tersebut ialah dalam rangka mengikuti ajang tahunan International Fleet Review (IFR) dan Western Pacific Naval Symposium (WPNS) yang tahun ini berlangsung di Jeju-Do.

Seperti yang terjadi sebelumnya di Rusia, kedatangan KRI Bima Suci di Jeju-Do disambut dengan antusiasme yang tinggi, baik oleh masyarakat setempat maupun oleh para personel angkatan laut negara-negara lain yang juga menjadi delegasi negaranya dalam dua ajang internasional tersebut.

Salah seorang perwira TNI AL yang turut serta dalam rombongan KRI Bima Suci tersebut, Kapten Laut (E) Elfan Muditya Wardana menggambarkan besarnya antusiasme dari orang-orang yang saat itu berada di Jeju-Do.

Sejak hari pertama orang-orang sudah berkerumun ingin melihat dari dekat kapal layar yang dalam pengerjaannya dipesan khusus dari Vigo, Spanyol ini. Namun, di hari pertama tersebut baru para personel angkatan laut dari negara lain yang diperkenankan mengunjungi KRI Bima Suci.

Saat kesempatan berkunjung untuk masyarakat umum tersebut dibuka pada hari ke tiga, masyarakat setempat langsung memanfaatkan kesempatan itu. Mereka mengekspresikan kekagumannya dengan berkata KRI Bima Suci merupakan kapal yang unik dan bagus dengan awak kapalnya yang ramah.

Senada dengan masyarakat setempat, para delegasi angkatan laut dari berbagai negara yang telah berkunjung lebih dahulu ke KRI Bima Suci juga mengatakan hal yang serupa. Mereka juga menjadikan kapal layar latih ini sebagai fokus dalam kegiatan mereka saat itu, mulai dari menjadi lokasi swafoto (selfie), tempat kongkow, hingga tempat saling bertukar cinderamata dan berkenalan dengan sesama delegasi negara lainnya.

“Antusias masyarakat Jeju-Do dan para navy dari seluruh dunia yang hadir di sini betul-betul mengejutkan kami. Masyarakat Jeju dan para navy tersebut menilai KRI Bima Suci merupakan kapal yang benar-benar bagus, unik, serta diawaki oleh para ABK yang ramah. Mereka juga menjadikan kapal kami sebagai lokasi kongkow, selfie, hingga tempat bertukar identitas dan souvenir dengan delegasi dari negara lain,” ungkapnya.

Sebagai informasi, di tahun ini Korea Selatan dipercaya menjadi tuan rumah untuk dua ajang besar terkait keangkatan lautan, yaitu International Fleet Review (IFR) dan Western Pacific Naval Symposium (WPNS).

Sebagian besar negara yang hadir , mengirimkan delegasi mereka dengan menumpang kapal perang dari berbagai kelas dan tipe hingga kapal induk seperti yang dikirimkan oleh US Navy (Angkatan Laut Amerika Serikat.

Indonesia yang diwakili TNI Angkatan Laut adalah satu-satunya negara yang mengirimkan kapal latih dalam kedua ajang ini. Namun ternyata, hal ini menarik perhatian banyak orang hingga membuat para personel KRI Bima Suci cukup kewalahan dalam menerima banyaknya tamu yang hadir.

About the Author

- Redaktur

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Silahkan isi kode captcha

WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com