Published On: Sun, Jun 30th, 2019

Lihat Celah Pasar Asia Afrika, Indra Karya Perkuat Kerja Sama India-Indonesia

Dirut bersama jajaran Delegasi PT. Indra Karya (persero) berfoto bersama CEO dan jajaran manajemen Wapcops setelah penandatanganan komitmen bisnis bersama.

Dirut bersama jajaran Delegasi PT. Indra Karya (persero) berfoto bersama CEO dan jajaran manajemen Wapcops setelah penandatanganan komitmen bisnis bersama.

MN, New Delhi – Dalam rangka mempererat hubungan kerjasama Indonesia – India, dua entitas usaha pelat merah dari kedua negara tersebut, kian memperkuat jalinan kerja sama bisnis diantara mereka, yaitu PT Indra Karya (Persero) dan Wapcos Limited yang menjalin komitmen bisnis strategis untuk bersama memperluas cakupan bisnis di Asia-Afrika.

Di perhelatan acara 50 tahun Golden Jubillee of Wapcos Limited bersama Ministry of Jal Shakti The Government of India di Delhi, PT Indra Karya (Persero) mendapatkan undangan sebagai tamu kehormatan bersama 47 Delegasi Perwakilan Pemerintahan dan BUMN dari seluruh dunia pada 25-26 Juni yang lalu.

Pada kesempatan ini, masing-masing negara mendapatkan kesempatan untuk presentasi delegasi pertemuan bersama dua menteri dari pemerintah India, yakni Shri Gajendra Singh Shekhawat Misnister of Ministry Jal Shakti Gov. India (PU – India), Shri Rattan Lal Kataria Minister State Ministry Jal Shakti and Ministry Social Justice and Empowerment, Shri U.P Shingh Secretary Ministry of Ministry Jal Shakti, serta Shri R.K Gupta Chief and Managing Director (CMD) of Wapcos Limited terkait dengan beberapa kerjasama strategis yang saat ini tengah berjalan.

Menteri Gajendra Singh mengatakan bahwa pertemuan ini merupakan pertemuan penting, di mana Wapcos limited sebagai BUMN India dapat menjalin dan memperkuat kerjasama bisnis antar BUMN lintas negara seperti dengan Indonesia dan negara lainnya sebagai mitra strategis melalui jasa bisnis di bidang water, power, dan infrastructure.

“Melalui Wapcos, India menjalin dan memperkuat kerja sama bisnis dengan negara-negara sahabat dengan melakukan peran dan manfaat strategis di beberapa sektor pada 47 negara Asia -Afrika, seperti Afghanistan, Indonesia, Bhutan, Ghana, Nigeria, Malaysia, Singapura, Bangladesh, dan lainnya melalui jasa water, power, dan infrastructure. Dan hal ini merupakan langkah strategis dan sangat baik bagi hubungan antar negara,” ungkapnya.

Di sela-sela perhelatan acara tersebut, Direktur Utama PT Indra Karya (Persero) Milfan Rantawi mengatakan bahwa kehadiran Indra Karya dalam perhelatan ini ialah untuk memenuhi undangan dari Wapcos Limited pada perayaan Golden Jubillee di New Delhi.

Milfan juga menjelaskan bahwa saat ini Indra Karya dan Wapcos turut memperkuat hubungan antara Indonesia – India dengan menjalin hubungan bisnis sebagai mitra strategis pada beberapa proyek-proyek pengembangan sumber daya air (PSDA) di Indonesia, selain itu pertemuan ini juga membuka peluang bagi Indra Karya kedepan untuk melakukan perluasan pasar bersama Wapcos untuk menginisiasi dalam menggarap beberapa proyek di wilayah Asia – Afrika seperti Bangladesh, Ghana, Nepal, dan Papua Nugini.

“Kami hadir dalam rangka memenuhi undangan dari Wapcos limited sebagai Delegasi dari Indonesia, kami sebagai BUMN bersinergi bersama menjalin kerja sama sebagai mitra strategis, di mana saat ini peluang pasar Asia – Afrika sangat terbuka lebar.

Dengan 47 Delegasi yang hadir pada perhelatan ini, diharapkan hubungan bisnis BUMN antar negara di bidang pengembangan sumber daya air dan infrastruktur dapat menghasilkan sinergi yang saling menguntungkan dan memperkuat hubungan bisnis antar negara, terutama Indonesia – India.”

.”Saat ini Indra Karya bekerjasama dengan Wapcos menggarap 3 proyek strategis nasional dengan Indra Karya sebagai lead nya dengan total nilai proyek pekerjaan keseluruhan sebesar 100 milyar, dengan komposisi prosentase untuk Wapcos sekitar 15%.

“Kedepannya, Indra Karya dan Wapcos akan memulai inisiasi penetrasi pasar di Bangladesh, Ghana, dan Papua Nugini dan semoga kerjasama bisnis ini dapat pula memperkuat hubungan antar negara melalui kerjasama positif strategis melalui sharing knowledge, penguatan alih teknologi, dan pengembangan usaha jasa-jasanya,” jelasnya.

Kerjasama bisnis lintas negara ini tidak lepas dari semangat yang diusung oleh Presiden Joko Widodo dan Menteri BUMN yang menginginkan BUMN untuk dapat bergerak cepat mengantisipasi perubahan yang terjadi dengan meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan pada jasa-jasanya.

Pada perhelatan ini turut hadir Menteri Energi dari Liberia, Menteri Finance dari Bhutan, Menteri Water Resource dari Afghanistan, Menteri Energi dari Ghana, Nigeria, dan Kamboja.

About the Author

- Redaktur

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

alterntif text
alterntif text
alterntif text
Connect with us on social networks
Recommend on Google