Published On: Jum, Feb 28th, 2020

Di Seskoal, Menko Airlangga Jabarkan Jurus Pemerintah Hadapi Corona

Menko Perekonomian Airlangga Hartanto tatkala memberikan kuliah umum di Seskoal.

Menko Perekonomian Airlangga Hartanto tatkala memberikan kuliah umum di Seskoal.

MN, Jakarta – Sebelum mewabahnya virus Corona di dunia, pertumbuhan ekonomi di negara-negara Asia sudah mulai mengarah positif. Namun setelah merebaknya wabah virus Corona, pertumbuhan ekonomi dunia pun ikut menurun, di mana dampak itu juga dirasakan oleh Indonesia.

Ini menjadi poin penting pemaparan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Dr (HC) Ir. Airlangga Hartarto ketika memberikan Kuliah Umum yang mengambil tema ‘Ekonomi Maritim Berbasis Daya Saing Bangsa Indonesia’ di hadapan Pasis Dikreg Seskoal ke-58 TA 2020 di Gedung Samadikun, Seskoal, Cipulir, Jakarta, Jumat (28/2).

Lebih lanjut, mantan Menteri Perindustrian dalam Kabinet Kerja Presiden Joko widodo ini menuturkan bahwa pertumbuhan ekonomi dunia turun dari 3,3% menjadi 2,9 persen. Untuk Indonesia sendiri, jika wabah virus yang telah menelan lebih dari 2.000 jiwa ini bertahan hingga 2-3 bulan ke depan, maka pertumbuhan ekonomi negeri ini akan turun dari 5% menjadi 4,7%.

“Ini sudah diprediksikan oleh lembaga-lembaga internasional seperti IMF dan Bank Dunia, itu pun belum termasuk dampak tourism yang sebagian besar wisatawan kita berasal dari China,” ujarnya.

Guna mengatasi hal tersebut, pria yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar ini menjelaskan bahwa pemerintah meluncurkan stimulus sebesar Rp.10,3 triliun, utamanya di daerah-daerah yang terkena dampak besar wabah ini, seperti Bali dan Sulawesi Utara.

“Bukan hanya di situ, kita akan mendorong juga wisatawan dari dalam negeri tanpa kecuali dari wisatawan luar negeri. Oleh karena itu stimulus diberikan juga kepada para hotel maupun restoran di mana pemerintah menetapkan 10 persen pajak daerah itu dinolkan tetapi pemerintah mengganti dengan stimulus yang besarnya Rp3,3 triliun sehingga para komunitas ini bisa mendorong MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition-red),” tambahnya.

Lebih dari itu, ia juga menyatakan bahwa Bank Indonesia sendiri telah menurunkan tingkat suku bunganya. Banyak stimulus yang dilakukan oleh pemerintah guna meminimalisir dampak virus Corona yang diprediksi akan berlangsung hingga tiga bulan ke depan.

“Tiket-iket untuk dalam negeri diberikan kemudahan di setiap pesawat baik itu nasional maupun non nasional. Itu kalau untuk domestik diberikan 25 persen kuota, jadi bukan hanya buat BUMN tetapi yang swasta pun diberikan 25 persennya dari seat yang tersedia diberikan diskon 30 persen. Dari tujuan-tujuan tersebut aftur-nya pun diturunin,” jelasnya.

Danseskoal Laksda TNI Amarulla Octavian yang membuka acara itu menyatakan bahwa Pasis Dikreg Seskoal terdiri dari 161 Pamen TNI AL, 2 Pamen dari TNI AD, TNI AU, dan Polri. Sedangkan 8 Pasis merupakan perwira internasional yang berasal dari Arab Saudi, Australia, China, India, Malaysia, Singapura,Thailand dan Vietnam.

“Seskoal menyelenggarakan Program Studi Strategi Operasi Laut sebagai Pragram Studi unggulan yang berstandar nasional maupun internasional serta menjadikan Center of Exellence on Naval and Maritime Science yang mampu membentuk Perwira Menengah yang dapat mengembangkan ide-ide pemikiran strategis secara konseptual terutama dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk mewujudkan Poros Maritim Dunia,” kata Danseskoal.

Turut hadir dalam Kuliah Umum tersebut Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid, mantan Anggota Komisi I DPR Susaningtyas NH Kertopati, Wadanseskoal Laksma TNI Tatit Eko W, Seklem Seskoal Kolonel Laut (P) Apriyani, para pejabat utama Seskoal lainnya, serta perwakilan mahasiswa dari beberapa kampus di Jabodetabek.

About the Author

- Redaktur

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>