Published On: Ming, Apr 19th, 2020

Covid-19 Ganggu Sistem Logistik, Perlu Digitalisasi !

Diskusi online via aplikasi Zoom yang bertajuk "Ketahanan Pangan di Tengah Pandemi Covid-19).

Diskusi online via aplikasi Zoom yang bertajuk “Ketahanan Pangan di Tengah Pandemi Covid-19).

MN, Jakarta – Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menyoroti terganggunya sektor logistik perikanan akibat pandemi Covid-19 yang kian mempersulit kehidupan para nelayan, khsusnya nelayan kecil pada saat ini. Hal itu dikemukakan oleh Ketua Hariannya, Dani Setiawan saat berbicara dalam forum diskusi online via aplikasi Zoom yang dihelat oleh Kopi Pahit dan Monitorday.com, Minggu (18/4).

Dalam diskusi yang bertajuk “Ketahanan Pangan di Tengah Pandemi Covid-19” tersebut, Dani secara langsung meminta pemerintah untuk segera memperbaiki alur logistik perikanan itu, yang saat ini sudah mulai terasa berdampak buruk bagi para nelayan kecil.

Seperti kita ketahui, saat ini para nelayan selain harus berhadapan dengan risiko Covid-19, juga harus menghadapi kenaikan harga bahan kebutuhan pokok yang diberengi dengan semakin turunnya pendapatan mereka akibat harga ikan yang terus turun saat ini.

“Jalur logistik kita baik darat, laut maupun udara mengalami pukulan hebat karena pandemi ini. Menurut saya perlu diterapkan digitalisasi dalam proses logistik tersebut,” ungkapnya.

KNTI juga menyoroti tentang peran pemerintah yang dirasakan kurang terasa kehadirannya oleh para nelayan selama masa pandemi Covid-19 ini. Selain bantuan langsung tunai yang belum dirasakan oleh mayoritas nelayan, juga peran pemerintah dalam menangani naiknya harga bahan pangan dan turunnya harga ikan yang semakin terasa mencekik nelayan-nelayan kecil.

About the Author

- Redaktur

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>