Kegiatan bakti sosial Forwami di pelabuhan Tanjung Priok
MN, Jakarta – Forum Wartawan Maritim Indonesia (Forwami) melalui Koperasi Kreasi Forwami Sejahtera menggelar bakti sosial dengan menyalurkan bantuan paket sembako yang ditujukan bagi buruh pelabuhan/tenaga kerja bongkar muat (TKBM) serta pengemudi ojek di pelabuhan Tanjung Priok.
Menurut Ketua Forwami, Ire Djafar, kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka membantu sesama disaat masa Pandemi Virus Corona (Covid-19). Bantuan berupa 125 paket sembako berisi beras, minyak goreng dan mie instan diberikan langsung kepada buruh, pengemudi Ojek serta Ojek Online (Ojol).
“Bantuan yang disalurkan berasal dari sumbangan dan antusias dari sejumlah rekan Media yang sehari-hari meliput di pelabuhan Priok maupun para donatur dari pekerja di IPC dan anak usahanya, juga beberapa anggota Asosiasi,” jelas Ire didampingi Ketua Koperasi Kreasi Forwami Sejahtera Abdul Habib saat mengelar bakti sosial di Tanjung Priok, Rabu (22/4).
Ire Djafar menegaskan, bahwa kedepan kegiatan bakti sosial oleh tim Forwami akan tetap dilakukan secara berkesinambungan bersama dengan mitra lainnya. Tentu harapannya agar wabah pandemi Covid-19 ini dapat segera berlalu dari bumi Indonesia dan kembali seperti sediakala.
“Kami hanya bisa mendoakan dengan tulus dan hanya itu yang bisa kami lakukan, mudah-mudahan pandemi Covid-19 segera berakhir, dan kesehatan masyarakat bisa terjamin, termasuk pulihnya perekonomian Indonesia,” pungkasnya.
(Bayu/MN)
Oleh : Dr. Dayan Hakim NS* Perusahaan pelayaran saat ini tengah menghadapi kewajiban untuk menyusun…
Jakarta (Maritimnews) - Kunjungan Mahasiswa dan Mahasiswi Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia (UI) ke…
Pontianak (Maritimnews) - Dukungan perusahaan IPC Terminal Petikemas terhadap Asta Cita ke-4 Pemerintah Republik Indonesia…
Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Teluk Bayur bersama PT Pelabuhan Tanjung…
Jambi (Maritimnews) - Indonesia adalah produsen dan eksportir utama kayu manis global, menguasai sekitar 41%…
Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…