Published On: Sab, Mei 23rd, 2020

Ditengah Covid-19, Kuartal Pertama Trafik Pelindo 1 Meningkat

Kegiatan B/M petikemas domestik naik di TPK Belawan

MN, Medan – Selama kuartal pertama tahun 2020, tercatat trafik PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 berhasil tumbuh baik untuk arus kunjungan kapal, bongkar muat petikemas, maupun arus penumpang di beberapa pelabuhan cabang Pelindo 1, antara lain di Belawan, Pekan Baru, Dumai, Tanjung Pinang, dan Tanjung Balai Karimun.

Menurut SVP Sekretariat Perusahaan Pelindo 1, Imron Eryandy, untuk arus kunjungan kapal tercatat sebanyak 17.613 call, naik 14,88 persen dibanding kuartal pertama tahun lalu sebanyak 15.331 call. Angka tersebut sebanding dengan 39.111.260 Gross Tonnage (GT), tumbuh 30,26 persen dibanding periode sama tahun 2019 sebesar 30.025.908 GT.

Realisasi bongkar muat peti kemas hingga bulan Maret 2020 sebesar 265.755 box meningkat 2,82 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 258.462 box. Peningkatan setara dengan 327.742 Twenty Foot Equivalent Units (TEUs) yang tumbuh 3,13 persen dibandingkan tahun 2019 lalu sebesar 317.808 TEUs.

Tumbuhnya kegiatan bongkar muat petikemas Pelindo 1 selama kuartal pertama, terang Imron di Medan, Jumat (22/5), terjadi di Terminal Peti Kemas (TPK) Belawan terutama untuk kegiatan bongkar muat petikemas dalam negeri, peningkatan TPK Perawang yang berlokasi di Pekanbaru, juga naiknya kegiatan bongkar muat petikemas di pelabuhan Dumai dan Tanjungpinang.

Kemudian arus penumpang di beberapa terminal penumpang yang dikelola Pelindo 1 mengalami peningkatan. Arus penumpang pada kuartal pertama sebanyak 1.319.436 orang, naik 8,89% dibandingkan periode pada tahun sebelumnya sebanyak 1.211.760 orang. Peningkatan arus penumpang disebabkan meningkatnya jumlah penumpang di cabang pelabuhan Tanjungpinang dan Tanjung Balai Karimun.

Sedangkan untuk trafik bongkar muat barang (general cargo) pada kuartal pertama tercatat sebesar 9.479.541 Ton turun 12,78 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar 10.868.240 Ton. Hal ini disebabkan oleh pandemi Covid-19 di sejumlah negara sehingga mengakibatkan berkurangnya general cargo di pelabuhan Belawan, Tanjungpinang, dan Pekanbaru. Termasuk menurunnya permintaan ekspor komoditi CPO.

(Bayu/MN)

About the Author

- Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>