Capt Mugen S Sartoto
MN, Jakarta – Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok bersama PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) menerbitkan Sistem Monitoring (Simon) Tenaga Kerja Bongkar Muat yang bertujuan untuk melakukan pengawasan kegiatan bongkar muat di pelabuhan Tanjung Priok.
Menurut Kepala OP Utama Tanjung Priok, Capt Mugen Sartoto, pelaksanaan Simon Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) bertujuan melakukan pengawasan kegiatan tenaga kerja bongkar muat yang bekerja di wilayah pelabuhan Tanjung Priok dengan memanfaatkan teknologi informasi.
“Tercatat sebanyak 2.022 orang TKBM yang akan mendapat id card Simon untuk kegiatan bongkar muat di pelabuhan Tanjung Priok,” jelas Capt Mugen kepada Maritimnews usai launching Simon TKBM di Museum Maritim Jakarta, Jumat (11/12).
Adapun system tersebut akan memuat database TKBM yang tersentralisasi sehingga mampu memonitor keluar masuk TKBM ke lini I pelabuhan, diharapkan penggunaan id card Simon dapat memudahkan pengguna jasa dalam hal ini Perusahaan Bongkar Muat untuk menggunakan jasa TKBM.
“Pengawasan terkait pelaksanaan Simon TKBM jadi catatan kami untuk mengetahui kendala dan hambatan dari system monitoring tersebut, agar bermanfaat bagi semua stakeholders khususnya bagi TKBM itu sendiri,” pungkasnya.
(Bayu/MN)
Palembang (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Palembang mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2025,…
Makassar (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan pemahaman tentang pengelolaan keuangan sejak dini, khususnya bagi para…
Jakarta (Maritimnews) - Meningkatnya kolaborasi lintas pemangku kepentingan di Port of Tanjung Priok berdampak positif,…
Pontianak (Maritimnews) - Seiring menguatnya aktivitas perdagangan dan distribusi barang di Provinsi Kalimantan Barat, IPC…
Oleh: Mohamad Erwin Y Zubir (INSA JAYA) Pertanyaan ini tak lagi bersifat teoritis tapi lahir…
Salah satu permasalahan yang masih terjadi hingga saat ini ialah muatan balik yang masih belum…