Makassar New Port
MN, Makassar – Makassar New Port (MNP) yang baru resmi beroperasi pada awal November 2018 mencatat peningkatan pelayanan bongkar muat barang, hingga mencapai 17% pada liburan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.
Di masa Pandemi Covid-19, operasional layanan bongkar muat barang (throughput) di MNP malah mengalami peningkatan signifikan jika dibandingkan dengan tahun 2019 lalu.
General Manager PT Pelindo IV Cabang MNP, Edy Nursewan mengatakan, peningkatan terjadi pada liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020 antara 10% sampai 17%, dibandingkan periode sama pada tahun 2019 yang lalu.
Menurut Edy, meskipun masih masa Pandemi Covid-19 tetapi arus bongkar muat barang dan operasional pelayanan kapal di pelabuhan baru Makassar tersebut tidak mengalami gangguan berarti.
“Pandemi Covid-19 tidak terlalu berpengaruh terhadap kinerja bongkar muat di MNP. Kami tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 sesuai anjuran Pemerintah, utamanya bagi para petugas di lapangan,” jelasnya.
Edy menegaskan, bahwa semua peralatan MNP siap beroperasi, mulai dari container crane, RTG, Head Truck dan chassis, termasuk Sumber Daya Manusia (SDM). Pelayanan juga masih tetap 1 x 24 jam dan 7 hari dalam seminggu.
“Bulan November 2020 lalu kami telah melayani 33 call kapal dan untuk di Desember ini sudah 25 call kapal yang MNP layani,” pungkasnya.
(Bayu/MN)
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) konsisten…
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.piatu, Koperasi Karyawan (KOPKAR) Terminal Petikemas…
Bandar Lampung (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang mencatat kinerja operasional yang…
Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil menjaga kinerja operasional secara solid…
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mencatat kinerja operasional yang positif dalam melayani angkutan…
Ini bukan soal satu atau dua pelabuhan yang perlu diperbaiki. Ini adalah kegagalan sistemik yang…