Panglima TNI pimpin Rapat Koordinasi.
MN, Surabaya – Panglima Komando Armada II (Pangkoarmada II) Laksamana Muda TNI I.N.G. Sudihartawan mengikuti acara rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto melalui video conference dengan topik Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan di Puskodal Koarmada II, Rabu (3/2).
Membuka acara tersebut, Panglima TNI menyampaikan tentang beberapa hal terkait penyebaran Covid-19 yang semakin masif belakangan ini. Panglima TNI juga mengajak seluruh anggota TNI untuk terus menyosialisasikan upaya-upaya pencegahan yang dapat menghambat laju virus ini.
“Permasalahan yang terjadi di lapangan saat ini adalah angka posistif Covid-19 yang semakin naik berikut angka kematian. Hal tersebut disebabkan karena banyaknya masyarakat yang melanggar protokol kesehatan, seperti tidak memakai masker atau memakai masker namun tidak dengan baik dan benar. Upaya yang harus dilakukan untuk menekan turunnya angka penularan Covid-19 ini adalah dengan terus menyosialisasikan protokol kesehatan kepada masyarakat dengan menggandeng tokoh agama dan tokoh masyarakat,” ungkapnya.
Dalam acara rapat koordinasi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan tersebut, Pangkoarmada didampingi oleh Asisten Operasi Pangkoarmada II Kolonel Laut (P) Isswarto dan Asisten Potensi Maritim Pangkoarmada II Kolonel Laut (P) Albertus Agung Priyo S.
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.piatu, Koperasi Karyawan (KOPKAR) Terminal Petikemas…
Bandar Lampung (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang mencatat kinerja operasional yang…
Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil menjaga kinerja operasional secara solid…
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mencatat kinerja operasional yang positif dalam melayani angkutan…
Ini bukan soal satu atau dua pelabuhan yang perlu diperbaiki. Ini adalah kegagalan sistemik yang…
Ditulis oleh: Arief Poyuono Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 yang berada di kisaran 5 %…