Peran Optimal PLP Tual Menjaga Kespel

Personil PLP Tual

MN, Jakarta – Luasnya perairan Indonesia terutama di wilayah Indonesia Bagian Timur sebagai jalur pelayaran bagi kapal asing maupun kapal dalam negeri menjadi tantangan tersendiri bagi Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub melalui Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Tual untuk menjamin keselamatan dan keamanan pelayaran di perairan tersebut.

Kepala Pangkalan PLP Kelas II Tual, Harto, S Mn menjelaskan, guna melaksanakan tugas dan peran yang cukup berat tersebut, pihaknya selalu mengutamakan masalah keselamatan dan keamanan pelayaran menjadi prioritas utama dan tidak ada kompromi bagi semua kapal dan semua kegiatan operasional lainnya di wilayah kerjanya.

‘Semua pihak harus menyadari bersama bahwa musibah atau kecelakaan di laut bisa terjadi kapan saja, dimana saja dan dialami oleh siapa saja. Jadi keselamatan pelayaran dan keamanan pelayaran itu menjadi tanggung jawab bersama,” kata Harto di Jakarta, Kamis (25/5).

Adapun wilayah perairan yang diawasi oleh Pangkalan PLP Kelas II Tual sangat luas yakni meliputi seluruh wilayah perairan Propinsi Maluku, Maluku Utara dan semua Propinsi Papua serta berbatasan dengan Kupang, Pulau Kambing, Kendari, Luwuk, Sorong, hingga Merauke.

Sementara untuk melaksanakan tugas pengawasan diwilayah tersebut, saat ini Pangkalan PLP Tual memiliki 6 (enam) unit kapal patroli, yakni 1 (satu) Kapal kelas I, KN. Kalawai-P117, 2(dua) unit kapal kelas II yaitu KN. Salawaku-P213 dan KN. Parang-P202, 1 (satu) unit kapal kelas III, KN P 364, 1 (satu) unit kapal kelas IV, KN P 407 serta 1 (satu) unit Speed Boat dan Sea Rider. Didukung personil Pangkalan LP Kelas II Tual sebanyak 114 orang.

Menurut Harto, ada beberapa perairan di wilayah kerjanya yang perlu dilakukan pengawasan secara ketat, seperti di perairan Pulau Banda yang memiliki taman wisata dan biota laut, penyeberangan fery antar pulau di Maluku yang rawan kecelakaan, di Perairan Aru sering terjadi illegal fishing ataupun banyaknya illegal logging di daerah Seram Bagian Barat.

“Pihaknya selalu mengoptimalkan semua potensi Armada PLP Kelas Tual dan siap melakukan pengawasan kegiatan pelayaran di wilayah Indonesia Bagian Timur,” pungkasnya.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

PTP Nonpetikemas Dorong Peningkatan Kompetensi TKBM di Pelabuhan Panjang

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memberikan pelatihan dan sertifikasi kepada 10…

14 hours ago

DANANTARA dan Tugas Sejarah Transformasi Ekonomi Nasional Bagi Keadilan Sosial Rakyat

Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom Indonesia sedang memasuki sebuah fase penting dalam perjalanan ekonomi nasional.…

3 days ago

Uji Emisi di Tanjung Priok, Pelindo Ajak Ekosistem Pelabuhan Jaga Lingkungan

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…

1 week ago

Sosialisasi Perkuat Ekosistem Vendor Pelindo Regional 4

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional…

1 week ago

Semester I 2026, Arus Barang PMT Tumbuh 10,85 persen

Medan (Maritimnews) – PT Pelindo Multi Terminal (PMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang…

1 week ago

FSP BUMN Bersatu Dukung RUU Ketenagakerjaan, Adaptif Dengan Perubahan Ekosistem Berusaha

Jakarta (Maritimnews) – Dalam rangka pemenuhan keputusan MK soal pembentukan RUU Ketenagakerjaan, para Pimpinan DPR…

1 week ago