Categories: PelabuhanTerbaru

Efek Pemulihan CEISA, Terjadi Kepadatan Truk Trailer

Sistem CEISA Bea dan Cukai terganggu di pelabuhan Tanjung Priok

MN, Jakarta – Prediksi rush hour, dimana pengambilan atau pengiriman petikemas dari dan ke terminal secara bersamaan yang dapat berpotensi mengakibatkan kepadatan truk trailer di jalur ekspor impor. Akhirnya terjadi juga pada hari Jumat malam Sabtu (16/7) di area pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Pemulihan terhadap layanan on line Customs-Excise Information System and Automation (CEISA) Bea dan Cukai di pelabuhan Tanjung Priok sejak hari Kamis (8/7) hingga Jumat malam (16/7), aktivitasnya belum berjalan normal yang berakibat kepadatan truk trailer di sepanjang jalan Raya Pelabuhan menuju Terminal 3.

PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC sendiri sudah berupaya meringankan beban para pengguna jasa kepelabuhanan dengan kebijakan extend closing time serta pembebasan denda atau keringanan storage progressive. Tujuannya agar pelayanan bongkar/muat kapal di pelabuhan Tanjung Priok tetap berjalan normal

Bahkan guna mengantisipasi terjadinya kongesti, pihak IPC memanfaatkan lapangan ekspor terkait penumpukan container impor, dan melakukan unlock capacity dengan optimalisasi lahan yang ada, serta pemindahan lokasi sebagian container impor ke TPS lini 2.

EVP Sekretariat Perusahaan IPC, Ali Mulyono dalam keterangan persnya menjelaskan, bahwa sistem layanan Customs-Excise Information System and Automation (CEISA) yang digunakan Bea Cukai untuk pelayanan kepabeanan dan cukai mengalami gangguan pada sisi database karena adanya force majeure di sistem IT.

“Sistem Bea Cukai mengalami gangguan. Akibat dari pemulihan sistem tersebut maka bakal terjadi penumpukan barang lebih dari biasanya di lapangan impor, dan sebaliknya lebih sedikit di lapangan ekspor,” ujar Ali Mulyono di Jakarta, Jumat (16/7).

IPC pun telah melakukan rapat kordinasi bersama Syahbandar, Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok, Bea & Cukai Tanjung Priok dan seluruh terminal di wilayah kerja pelabuhan guna mengantisipasi kemungkinan kemacetan yang timbul akibat CEISA Down.

“Kami mengimbau pihak Pelayaran agar menginformasikan cargo owner untuk jadwal pengambilan barang menyesuaikan kondisi traffic masing-masing terminal sebagai antisipasi lonjakan truk yang akan datang,” pungkasnya.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Memperkuat Stabilitas Fiskal Domestik dan Ketahanan Eksternal di tengah Dinamika Ekonomi Regional

Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom (Komisaris Pelindo) Dinamika perekonomian global dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan…

10 hours ago

Budi Hartono Kembali jadi Ketum Kopkar TPK Koja Periode 2026 – 2029

Jakarta (Maritimnews) - Koperasi Karyawan (Kopkar) TPK Koja menggelar pemilihan Ketua Umum periode tahun 2026…

2 days ago

Pelindo Paparkan Peran Hukum dalam Bisnis BUMN di FH Unhas

Makassar (Maritimnews) - PT Pelindo Regional 4 mendukung pengembangan wawasan generasi muda melalui pertukaran pengetahuan…

4 days ago

September 2026, Throughput TPS Solid Capai 120.725 TEUs

Surabaya (Maritimnews) - PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) kembali mencatat kinerja operasional yang positif periode…

5 days ago

NPCT 1 Raih ILA Award 2026 kategori Container Terminal Operator of the Year

Jakarta (Maritimnews) - Ajang Indonesia Logistics Awards (ILA) 2026 yang diselenggarakan Supply Chain Indonesia (SCI)…

5 days ago

Rekayasa Ulang BUMN Melalui Danantara Sebagai Motor Penggerak Kekuatan Ekonomi Nasional

Ditulis oleh :Arief Poyuono (Komisaris Pelindo) Jakarta 4 Oktober 2026 "Jika Anda tidak bisa memberikan…

1 week ago