Published On: Sun, Sep 12th, 2021

Program Tol Laut Lintas Papua Berkembang Pesat

Program Tol Laut Papua berjalan efektif (Foto: Deliknews.com)

MN, Jayapura – Program Tol Laut Lintas Papua terus mengalami perkembangan cukup pesat berdasarkan data Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Jayapura, antara lain bertambahnya armada-armada nasional, diikuti peningkatan Bussines Shipping, perkapalan, kepelabuhan, logistik, perikanan dan kelautan, termasuk hasil komoditi daerah sebagai program unggulan dari Pemprov Papua untuk menjangkau dan mendistribusikan logistik ke daerah 3TP (Tertinggal, Terpencil, Terluar, Perbatasan).

Hal itu terungkap dalam kegiatan Dialog Interaktif topik “Program Strategis Nasional Tol Laut Lintas Papua dan Multimoda Transportasi” yang diselenggarakan oleh Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub melalui KSOP Jayapura, dengan Keynote Speech Staf Khusus Menteri Perhubungan Bidang Hubungan Antar Lembaga Buyung Lalana, pada hari Jumat tanggal 10 September 2021, seiring meningkatnya pengguna Tol Laut oleh masyarakat khususnya menyambut perhelatan PON XX 2021 Papua.

“Peningkatan Tol Laut terus meningkat yang mencapai 61 kontainer pada voyage 8 dan voyage 9, bahkan distribusi logistik kebutuhan PON XX melalui Tol Laut terus meningkat dari Pelabuhan Depapre ke Pelabuhan Pomako dan Merauke, diharapkan secara edukasi masyarakat dapat mengetahui secara utuh tentang penyelenggaraan Tol Laut berdasarkan data dan informasi terkini,” jelas Taher Laitupa Kepala KSOP Kelas II Jayapura, Taher Laitupa saat acara dialog tersebut.

Kepala Seksi Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhanan KSOP Jayapura, Willem Thobias Fofid menambahkan, ada pemahaman masyarakat yang berpendapat/opini bahwa disparitas harga hanya bisa turun dengan subsidi PSO (Public Services Obligation) oleh Pemerintah, namun dilihat dalam tata Kelola dan pengertian Tol Laut dalam scope kecil adalah PSO (Public Service Obligation), Tol Laut dalam scope besar sistem logistik, supply chain, pengelolaan kegiatan pelabuhan, port network, keterkaitan moda laut dengan moda lain.

“Sosialisasi Tol Laut diperlukan suatu inovasi dan terobosan baru dengan konsep Dialog Interaktif ini agar semua kalangan masyarakat baik akademisi, stakeholders dan operator, bahkan masyarakat pengguna moda transportasi lain dapat mengetahui penyelenggaraan Program Strategis Nasional Pemerintah yaitu Tol Laut dengan menekankan kajian ilmiah dan penerapannya,” terang Willem.

Willem menegaskan, bahwa semua perkembangan program Tol Laut Lintas Papua, tentunya dengan memperhatikan elemen-elemen penting sebagai komponen dari penyelenggaraan Tol Laut baik sebagai komponen utama dan pendukung, seperti Pelabuhan, Kapal, Sistem Logistik dan Hubungan antar Lembaga.

Sementara itu, Ketua Forum Analysis Papua Strategyc dan Tim Tol Laut Papua yang juga Akademisi Universitas Cenderawasih, Laus Rumayom mengatakan, bahwa Tol Laut lintas Papua saat ini terus berinovasi dan berkembang melalui pendekatan sosial budaya antropologi dan kearifan lokal dalam keikutsertaan masyarakat pada Business Shipping di ekosistem Tol Laut, seperti Masyarakat Adat, Kepemudaan, Keagaaman dan Perempuan sampai berbasis di level lokal kampung dan distrik.

(Bayu/MN)

About the Author

- Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com