Tekan Covid-19, KSOP Jayapura Perketat Arus Penumpang dan Barang

Kepala KSOP Jayapura saat meninjau lapangan bersama para stakeholder pelabuhan

MN, Jayapura – Setelah penyelenggaraan PON XX Papua yang menyebabkan beberapa official, atlit dan panpel terpapar atau positif Covid 19, membuat Pemerintah Kota Jayapura dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Jayapura bersama seluruh unsur terkait Forkompinda Kota Jayapura melaksanakan Rapat Koordinasi dalam rangka menekan penyebaran virus tersebut.

Walikota Jayapura bersama Wakil Walikota dan Wakil Ketua DPRD Kota Jayapura, Pimpinan DPRD Kota Jayapura, Polresta Jayapura, Kodim Jayapura dan KKP serta SKPD/OPD teknis Kota Jayapura sepakat di Sekretariat Sub PB PON Cluster Kota Jayapura, Selasa (19/10), bahwa KM TIDAR selaku Isoter sangat dibutuhkan. Khususnya pasca penyelenggaran PON XX, mengingat peningkatan pada tanggal 15 Oktober lalu dimana jumlah pasien Covid 19 mencapai angka tertinggi.

Usai kunjungan Walikota Jayapura di pelabuhan, pihak KSOP Kelas II Jayapura selaku UPT Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub langsung melakukan konsolidasi terkait upaya penerapan yang ketat dalam pelayananan penumpang dan barang dengan melakukan pemetaan alur masuk kendaaraan dan naik turun penumpang.

Berdasarkan laporan harian Pasien Covid on board Isoter KM Tidar di Pelabuhan Jayapura per tanggal 19 Oktober 2021 mengalami penurunan dengan jumlah pasien 9 Orang atau status orang dengan gejala ringan dan Orang Tanpa Gejala/OTG yang sedang menjalani ISOTER di atas KM Tidar.

Saat rapat lanjutan konsolidasi Stakeholders Pelabuhan Jayapura, Capt Roni Fahmi menegaskan, bahwa penerapan protokol kesehatan Covid 19 harus dilakukan ketat, bahkan untuk pengaturan pengunjung atau penjemput yang menggunakan kendaaran pribadi ditata melalui penempatan zona sesuai penerapan Regulasi Internasional mengenai Keamanan Pelayaran bagi Kapal dan Pelabuhan atau dikenal ISPS Code (The International Ship’s and Port Facility Securities Code).

Kepala KSOP Jayapura juga langsung bersama jajaran Stakeholders Pelabuhan melakukan peninjauan kebeberapa area sebagai zonasi alur layanan penumpang dan barang di pelabuhan guna memastikan kembali alur dan penandaan marka-marka sebagai penunjuk arah, termasuk peralatan fasilitas Pelabuhan Jayapura.

Saat peninjauan tersebut, Kepala KSOP Jayapura didampingi Willem Thobias Fofid Kasi Lalu Lintas & Usaha Pelabuhan, Kasi KBPP, Ferdinand, serta dihadiri Kapolsek KP3, Iptu Richard Rumboy, Manager Operasi PT Pelindo Jayapura, Kabag Operasi PT Pelni Jayapura Robby serta perwakilan KKP Jayapura, dan Tim Teknis dari masing-masing stakeholders pelabuhan Jayapura.

Kepala Seksi Lalu Lintas dan Angkutan Laut KSOP Jayapura, Willem Thobias Fofid menambahkan, bahwa saat pelayanan pengaturan penumpang turun dan naik (embarkasi dan debarkasi) dibutuhkan kerjasama dan keseriusan serta komunikasi yang intens. Sebab volume penumpang dan barang mengalami peningkatan setelah penyelenggaraan event PON XX dan status Kota Jayapura yang berada di level 2.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

TPK Koja Gelar Pelindo Mengajar 2026 di SMAN 8 Yogyakarta

Yogyakarta (Maritimnews) - KSO Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) menggelar Program Pelindo Mengajar sebagai bagian…

6 hours ago

Hari Sumpah Pemuda, Pelindo Regional 3 Gelar Donor Darah

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan sosial…

8 hours ago

Satu Dekade NPCT 1, Kapasitas Hampir Penuh

Jakarta (Maritimnews) - New Priok Container Terminal One (NPCT1) baru saja merayakan satu dekade operasional…

1 day ago

Pelindo FC Harumkan Indonesia, Juara FIFCO World Corporate Champions Cup 2026 di Turki

Antalya, Turki (Maritimnews) - Perhelatan FIFCO World Corporate Champions Cup 2026 merupakan kompetisi minisoccer korporasi…

2 days ago

Transformasi SDM Pelindo; Dari Pola Kedaerahan Menuju Standar Global

Jakarta (Maritimnews) - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau DANANTARA memutuskan, PT Pelabuhan Indonesia…

2 days ago

OBITUARI | David Sirait, Sang Pekerja Pelabuhan yang Percaya pada Kekuatan Tim: DO YOUR BEST, LET GOD DO THE REST

oleh: Karnali Faisal (Penasehat FORWAMI) Ada orang yang meninggalkan jejak melalui jabatan yang pernah didudukinya.…

3 days ago