Jakarta (Maritimnews) – Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI) menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota atas dukungan serta partisipasi aktif dalam rangkaian kegiatan Seminar Nasional Kepelabuhanan 2026 dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ABUPI 2026 yang telah terselenggara dengan baik dan produktif.
Seminar Nasional Kepelabuhanan 2026 menghadirkan para narasumber strategis dan secara resmi dibuka oleh Menteri Perhubungan Republik Indonesia yang diwakili oleh Direktur Jendral Perhubungan Laut Muhammad Masyhud, yang menyampaikan arah kebijakan pelabuhan nasional. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Arif Havas Oegroseno yang memaparkan peran pelabuhan utama Indonesia dalam jalur navigasi global.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Jendral Perhubungan Laut Muhammad Masyhud turut menyerahkan surat resmi kepada ABUPI sebagai bentuk dukungan atas peran strategis ABUPI sebagai mitra pemerintah dalam pengembangan sektor kepelabuhanan nasional.
Seminar ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari regulator Kementerian Perhubungan, 11 (sebelas) asosiasi cargo owner di sektor batubara, nikel, kawasan industri, petrokimia, dan kelapa sawit, hingga badan usaha pelabuhan seperti Krakatau Bandar Samudera, Interport, Samudera Indonesia, Chandra Asri, dan Pelindo, serta stakeholder terkait lainnya. Kolaborasi lintas sektor ini memperkaya diskusi dengan masukan konstruktif dan perspektif strategis guna memperkuat sistem pelabuhan nasional.
“Ke depan, ABUPI akan terus memperkuat kolaborasi, mengambil peran strategis, dan menjadi bagian dari solusi dalam mewujudkan industri pelabuhan nasional yang kuat dan berkelanjutan,” ujar Ketua Umum ABUPI, Liana Trisnawati.
Sementara itu, Rakernas ABUPI 2026 yang dilaksanakan di Hotel Aryaduta pada hari Kamis tanggal 23 April 2026, telah berjalan dengan baik dengan agenda utama meliputi evaluasi program kerja tahun 2025, sinkronisasi hasil Seminar Nasional ke dalam perumusan program kerja tahun 2026, serta finalisasi program kerja Pengurus ABUPI 2026.
“Keberhasilan rangkaian kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dan kontribusi seluruh pengurus dan anggota ABUPI,” ungkap Muhammad Willy selaku Ketua Penyelenggara.
Mengusung semangat “Memperkuat Sinergi, Mendorong Transformasi Pelabuhan Nasional” serta komitmen “Strategi Wujudkan Aksi,” ABUPI menegaskan bahwa seluruh rumusan yang dihasilkan diarahkan untuk menjadi langkah nyata yang implementatif, berdampak, dan berkelanjutan bagi kemajuan sektor kepelabuhanan Indonesia.
(Bayu/MN)
Oleh : Dr. Dayan Hakim NS* Perusahaan pelayaran saat ini tengah menghadapi kewajiban untuk menyusun…
Jakarta (Maritimnews) - Kunjungan Mahasiswa dan Mahasiswi Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia (UI) ke…
Pontianak (Maritimnews) - Dukungan perusahaan IPC Terminal Petikemas terhadap Asta Cita ke-4 Pemerintah Republik Indonesia…
Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Teluk Bayur bersama PT Pelabuhan Tanjung…
Jambi (Maritimnews) - Indonesia adalah produsen dan eksportir utama kayu manis global, menguasai sekitar 41%…
Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…