Published On: Fri, Nov 19th, 2021

Ini Pandangan Mantan Menteri KP Terkait Kondisi Perikanan Sekarang

 

Mantan Menteri KP Laksdya TNI (Purn) Freddy Numberi. Dok: Net

MN, Jakarta – Fenomena kemiskinan masih menyelimuti kehidupan nelayan dan masyarakat pesisir kita. Hal itu menjadi sorotan Menteri Kelautan dan Perikanan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) periode pertama tahun 2004-2009, Laksdya TNI (Purn) Freddy Numberi.

Dengan lugas, mantan Gubernur Irian Jaya itu menyatakan bahwa permasalahan di sektor kelautan dan perikanan kita tidak bisa lepas dari 3 hal, yaitu masalah kemiskinan, lapangan pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi.

“Jadi tiga hal pokok itu merupakan visi besar sektor kelautan dan perikanan kita. Kalau 3 hal itu tidak dijalankan dengan bijak kita akan sulit membangun sektor Kelautan dan Perikanan kita,” ujar Freddy melalui sambungan telepon kepada Maritimnews, Kamis (18/11).

Freddy mengingatkan bahwa sektor Kelautan dan Perikanan menjadi sisi penting karena merupakan pilar utama dari visi Presiden Joko Widodo (Jokowi) di tahun 2014. Oleh karena itu, Menteri Kelautan dan Perikanan harus memiliki komitmen untuk membangun 3 visi tersebut.

“Pertama, kebijakan pro poor. Selama nelayan dan masyarakat pesisir masih miskin jangan berharap sektor ini menjadi penyumbang devisa terbesar untuk pendapatan nasional kita,” jelasnya.

Sambung dia, kedua ialah pro job, artinya bahwa lapangan kerja harus diciptakan seluas-luasnya di sektor Kelautan dan Perikanan. Ia optimis jika dikelola dengan baik dan bijak, maka sektor ini memiliki banyak turunan dalam menciptakan lapangan pekerjaan.

“Kita perlu yang namanya investasi untuk men-drive industri perikanan dalam negeri kita. Kita juga tidak perlu khawatir kalau ada investasi asing atau orang asing ikut mengelola laut kita. Jangan sedikit-sedikit langsung disebut penangkapan illegal. Itu fikiran yang mengerdilkan kita,” ungkap Freddy.

Purnawirawan TNI AL Bintang Tiga itu menegaskan dengan adanya investasi maka lapangan kerja akan terbuka lebar. Selanjutnya untuk pengawasan tinggal dilakukan secara sinergi dengan aparat penegak hukum di laut.

“Jika kemiskinan di sektor Kelautan dan Perikanan bisa diatasi, maka akan terbuka lapangan kerja yang banyak, otomatis pertumbuhan juga akan tercapai. Pertumbuhan ekonomi dari sektor perikanan  dengan sendirinya akan naik,” imbuhnya.

Ia menyayangkan kenapa di tengah kondisi yang sulit akibat pandemi Covid-19 ini, pemerintah justru menaikan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) kepada pelaku usaha perikanan termasuk nelayan.

“Akibatnya banyak yang bangkrut dan rugi serta akan jadi masalah tersendiri bagi pemerintah. Pengangguran bertambah, apalagi dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini. Bagaimana industri mau bangkit kalau belum apa-apa sudah dibebankan oleh PNBP,” pungkasnya. (*)

About the Author

- Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

alterntif text
Connect with us on social networks
Recommend on Google
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com