MERATUS Container Logistic Center Hadir Di KBN Cakung

Grand launching Meratus CLC KBN Cakung

Jakarta (Maritimnews) – Inovasi perusahaan MERATUS dengan konsep green and clean yang menawarkan One Stop Solution menggantikan model depo konservatif, resmi diterapkan di Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Cakung. Tujuannya untuk memperlancar arus petikemas dan menekan cost logistic, khususnya di Pelabuhan Tanjung Priok.

Setelah Pelabuhan Tanjung Perak, Tanjung Emas, Kupang dan Belawan, MERATUS sebagai perusahaan terbaik yang bergerak di dunia maritim dan logistik di Asia Tenggara kembali meluncurkan fasilitas Depo Kontainer Terpadu atau Container Logistic Center (CLC) di area KBN Cakung Jakarta.

“Keberadaan kami diharapkan dapat ikut menekan cost logistic bagi para pelanggan, khususnya dari sisi layanan fasilitas Meratus CLC,” terang Farid Belbouab, CEO MERATUS saat Grand Lauching of CLC KBN Cakung yang dihadiri Kepala Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok Ir Subagiyo dan Dirut IPC TPK Guna Mulyana di Jakarta, Kamis (25/5).

Menurut Farid Belbouab, MERATUS sebagai perusahaan Integrator Logistik dan Maritim terkemuka di Indonesia, telah memperkuat eksistensinya di Jakarta dengan membuka CLC di Kawasan industri KBN Cakung didukung lahan seluas hingga 3,3 hektar.

Di tahap awal MERATUS CLC akan secara khusus melayani kebutuhan kontainer logistik Main Line Operator (MLO) dalam melakukan kegiatan ekspor dan impor memanfaatkan berbagai fasilitas kontainer terpadu tersebut.

Selain kebutuhan ekspor-impor, MERATUS CLC KBN Cakung menyediakan solusi menyeluruh mulai dari manajemen kontainer standar, hingga kegiatan bongkar muat, Refeer Plug, Repair Container, Washing Container, Reposition, dan Penyimpanan Container dalam satu lokasi.

Seperti diketahui MERATUS Group mengalokasikan investasi lebih dari 20 Juta USD dibidang infrastruktur logistik untuk meluncurkan CLC Meratus tidak hanya di kota-kota besar di Jawa tapi hingga ke pelosok nusantara seperti di Kupang, Kendari, Bitung dan Makassar. Perluasan jaringan logistik darat ke wilayah Sulawesi, Kalimantan dan Nusa tengara dinilai sangat penting bagi perekonomian Indonesia.

(Bayu Jagadsea/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Kunjungan Sosial Kopkar TPK Koja Ke GMMI

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.piatu, Koperasi Karyawan (KOPKAR) Terminal Petikemas…

17 hours ago

Pelindo Panjang: Optimalisasi dan Sinergi, Kunci Pertumbuhan Positif

Bandar Lampung (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang mencatat kinerja operasional yang…

2 days ago

IPC TPK Catat 850 Ribu TEUs di Triwulan I 2026

Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil menjaga kinerja operasional secara solid…

2 days ago

Masa Lebaran 2026, Arus Penumpang Pelindo Meningkat 14,14%

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mencatat kinerja operasional yang positif dalam melayani angkutan…

3 days ago

Pelabuhan Kita Masih Berdiri di Atas Fondasi yang Rapuh

Ini bukan soal satu atau dua pelabuhan yang perlu diperbaiki. Ini adalah kegagalan sistemik yang…

4 days ago

STATE CAPITALISM CHINA Pelajaran Penting bagi Transformasi BUMN Indonesia di Era Danantara

Ditulis oleh: Arief Poyuono Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 yang berada di kisaran 5 %…

6 days ago