Categories: PelabuhanTerbaru

12 Area PTP Catat Peningkatan Throughput

Kegiatan B/M Non Petikemas di pelabuhan

Jakarta (Maritimnews) – PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) selaku anak usaha Subholding Pelindo Multi Terminal (SPMT) unjuk gigi dengan mencatat keberhasilan kinerjanya dengan peningkatan angka throughput di 12 area cabang PTP.

Tercatat hingga akhir bulan Juni 2025, PTP Nonpetikemas mencatat realisasi throughput sebesar 22.401.788 ton/m³, meningkat 6,05% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebanyak 21.124.424 ton/m³.

Untuk General Cargo, tiga cabang teratas adalah Tanjung Priok dengan 4.633.805 ton/m³ (naik 29,81% dari 2024), Banten 416.430 ton/m³ (naik 20,73%), dan Pangkal Balam 29.386 ton/m³ (naik 26,29%). Untuk Bag Cargo, Teluk Bayur mencatat 398.265 ton/m³ (naik 59,32%), Tanjung Pandan 248.785 ton/m³ (naik 12,61%), dan Tanjung Priok 62.304 ton/m³ (naik 15,86%). Pada Curah Cair, Jambi mencatat 532.061 ton/m³ (naik 69,64%), Teluk Bayur 1.441.073 ton/m³ (naik 11,11%), dan Panjang 434.661 ton/m³ (naik 33,46%).

Sedangkan untuk Curah Kering tercatat lonjakan di Pontianak mencapai 965.592 ton/m³ (naik 691%), Cirebon 1.659.230 ton/m³ (naik 18,57%), dan Pangkal Balam 150.347 ton/m³ (naik 77,03%).

Direktur Utama PTP Nonpetikemas, Indra Hidayat Sani mengatakan di Jakarta, Kamis (14/08) bahwa, pihaknya akan terus memperkuat kinerja operasionalnya guna mencapai target throughput tahun 2025 melalui layanan terintegrasi dan pemanfaatan teknologi terbaru, PTP Nonpetikemas optimistis mampu mendorong peningkatan arus barang secara signifikan.

Tahun 2025, perusahaan menargetkan throughput sebesar 53,5 juta ton/m³, untuk merealisasikan target tersebut, PTP Nonpetikemas mengimplementasikan sejumlah program strategis, di antaranya modernisasi terminal, kolaborasi langsung dengan pemilik kargo dan pelaku logistik, penyediaan layanan Port Management Service berbasis Planning & Control terintegrasi melalui Pelindo Terminal Operating System Multipurpose (PTOS-M), serta penguatan aspek HSSE (Health, Safety, Security & Environment).

“Target 2025 kami mencerminkan komitmen terhadap pertumbuhan dan keunggulan. Kami yakin target ini dapat dicapai melalui modernisasi terminal, ekspansi bisnis, serta penguatan kolaborasi dengan para pengusaha bongkar muat dan mitra strategis lainnya,” pungkasnya.

(Bayu Jagadsea/MN)

Bayu

Jurnalis Maritimnews.com

Share
Published by
Bayu

Recent Posts

Tingkatkan Daya Saing, IPC TPK Panjang Punya QCC Post Panamax

Bandar Lampung (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan daya saing sekaligus penguatan infrastruktur bongkar muat, IPC…

1 day ago

Pengembangan Pelabuhan Korido Dapat Dukungan Penuh Pemprov Papua

Korido (Maritimnews) - Dalam rangka memperkuat konektivitas wilayah Terdepan, Terluar, Tertinggal, dan Perbatasan (3TP) dan…

3 days ago

Forum Kehumasan Pelindo 2026 Dihadiri Achmad Muchtasyar di Makassar

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) terus memperkuat kapasitas komunikasi korporasi di tengah tantangan…

4 days ago

Koperasi KS TKBM Pelabuhan Priok Gelar RAT 2026 Tema Akselerasi Digitalisasi

Jakarta (Maritimnews) - Akselerasi digitalisasi untuk mewujudkan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Koperasi Karya Sejahtera…

5 days ago

Kolaborasi SPTP dan Pemkot Surabaya Jelang Idul Adha 1447 H

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP)…

5 days ago

IPC TPK Panjang Moncer, Tingkatkan Efisiensi Ekspor

Bandar Lampung (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Panjang semakin moncer setelah kehadiran Quay…

6 days ago