Pelabuhan Korido dan RTRW Kabupaten Supiori 2025 – 2040

Kick off meeting penyusunan RTRW kabupaten Supiori Papua

Papua (Maritimnews) – Dalam rangka mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Pelabuhan Korido dan sekitarnya telah diselenggarakan kegiatan kick off meeting penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah/RTRW Kabupaten Supiori tahun 2025 – 2040 yang dibuka oleh Bupati Supiori Heronimus Mansoben, pada hari Jumat 10 Oktober 2025 di Gedung Pertemuan Jules Warikar Sorendiweri Supiori, Papua.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Mirwan Gani dari Bapperida Provinsi Papua, Forkopimda Supiori, Pimpinan SKPD/OPD & Pimpinan Vertikal Kementerian Lembaga, Ketua DPRK Supiori Dolfinus Mansoben, Wakil Bupati Sahrul Hasanuddi, Sekda Supiori Vera Wanggai, Kapolres Supiori Kompol Ferdinand Maasawet, Kepala UPP Korido Willem Thobias Fofid, BPS Supiori, Ketua Klasis Supiori Selatan Pdt Gifelem dan juga unsur komponen masyarakat adat, agama, perempuan dan kepemudaan serta akademisi.

Khusus pelabuhan Korido, Kepala UPP Korido, Willem Thobias Fofid memaparkan, bahwa pelabuhan Korido terletak di Kabupaten Supiori menjadi simpul Transportasi Utara Papua dan Perbatasan Indonesia di Kawasan Pasifik, posisinya sangat ideal karena berada pada kawasan strategis yang dapat menghubungkan pulau-pulau dan wilayah yang peruntukan sebagai kawasan pariwisata, kawasan perikanan, kawasan permukiman dan kawasan transportasi.

“Bahkan sebagai kawasan pertahanan dan keamanan, karena posisinya yang berbatasan langsung dengan samudera pasifik dan negara Palau, Filipina, Jepang dan Papua Nugini di sebelah timur,” jelas Willem T Fofid.

Menurut Willem, saat ini Pelabuhan Korido rutin melayani kapal-kapal perintis (Tol Laut) dengan mengangkut penumpang dan barang, pihaknya terus berbenah diri dengan mengembangkan dan menyiapkan fasilitas pelabuhan untuk perencanaan melayani Kapal Penumpang berukuran besar atau kapal PSO (Public Service Obligation) yang sudah diusulkan Pemerintah Kabupaten Supiori dan Pemerintah Provinsi Papua ke Kementerian Perhubungan dan PT Pelayaran Nasional Indonesia/PELNI sebagai operator kapal.

Harus diingat keberadaan pelabuhan Korido Kabupaten Supiori Papua, seiring pelaksanaan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 Tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 Tentang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua, dan implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia merupakan aset penting bagi wilayah Papua.

Presiden Prabowo Subianto melalui Cita 3 menekankan peningkatan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan melanjutkan pengembangan infrastruktur menjadikan Kabupaten Supiori Papua memiliki peranan penting dalam rencana struktur ruang wilayah yang diperuntukan sebagai kawasan permukiman, kawasan pertanian dan kawasan transportasi 20 tahun kedepan.

(Bayu Jagadsea/MN)

Bayu

Jurnalis Maritimnews.com

Share
Published by
Bayu

Recent Posts

Kewajiban Perusahaan Pelayaran dalam Pelaporan ESG 2025

Oleh : Dr. Dayan Hakim NS* Perusahaan pelayaran saat ini tengah menghadapi kewajiban untuk menyusun…

2 days ago

Program Jejak Pelabuhan, Mahasiswa/i UI Kunjungi IPC TPK

Jakarta (Maritimnews) - Kunjungan Mahasiswa dan Mahasiswi Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia (UI) ke…

5 days ago

IPC TPK Gelar Pelatihan Keterampilan Bagi Perempuan Penyandang Disabilitas di Pontianak

Pontianak (Maritimnews) - Dukungan perusahaan IPC Terminal Petikemas terhadap Asta Cita ke-4 Pemerintah Republik Indonesia…

6 days ago

Sinergi Operasional IPC TPK dan PTP di Teluk Bayur

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Teluk Bayur bersama PT Pelabuhan Tanjung…

6 days ago

IPC TPK Jambi Dukung Kelancaran Ekspor Kayu Manis ke Mancanegara

Jambi (Maritimnews) - Indonesia adalah produsen dan eksportir utama kayu manis global, menguasai sekitar 41%…

7 days ago

Barang Kami Tertahan, Bisnis Kami Pun Ikut Berhenti

Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…

1 week ago