Surabaya (Maritimnews) – Throughput peri kemas di seluruh terminal PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) sepanjang tahun 2025 menembus 13,34 Juta TEUs, terdiri dari dalam negeri/domestik 8,94 Juta TEUs dan luar negeri/internasional sebanyak 4,4 Juta TEUs. Capaian tersebut berhasil melebihi target RKAP 2025 sebesar 12,95 Juta TEUs.
Corporate Secretary SPTP, Widyaswendra menjelaskan, bahwa arus peti kemas tahun 2025 tumbuh sebesar 6,87 persen jika dibandingkan dengan tahun 2024 sebanyak 12,48 Juta TEUs. Kenaikan throughput didorong sejumlah faktor, salah satunya adalah permintaan atau pengiriman barang menggunakan peti kemas yang meningkat.
Pihak SPTP juga mencatat kunjungan kapal di beberapa terminal, berbanding lurus dengan peningkatan komoditas di masing-masing daerah, dengan kata lain permintaan atau distribusi barang menggunakan peti kemas meningkat.
Untuk kenaikan jumlah arus peti kemas internasional tercatat sebesar 10,28 persen dari 3,99 Juta TEUs di tahun 2024 menjadi 4,40 Juta TEUs di tahun 2025. Peningkatan arus peti kemas internasional salah satunya terjadi di Terminal Teluk Lamong dengan pertumbuhan sekitar 25 persen dari tahun sebelumnya.
“Arus peti kemas internasional meningkat karena adanya peningkatan pengiriman barang ke Korea, Amerika Serikat, Jepang dan China yang melalui TPK Semarang,” pungkasnya.
(Bayu Jagadsea/MN)
Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) memantapkan arah strategis perusahaan tahun 2026 melalui…
Pegiat pesisir dan laut Auhadillah Azizy menyebut kasus pagar laut di Kabupaten Tangerang sebagai kejahatan…
Kasus pagar laut di pesisir Kabupaten Tangerang sepanjang ±30,16 kilometer tidak lagi bisa diperlakukan sebagai…
Pembongkaran pagar laut di pesisir Kabupaten Tangerang, Banten, belum mampu mengakhiri dominasi pemodal dalam penguasaan…
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok kembali menyalurkan bantuan logistik…
Memanasnya kondisi hubungan antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran yang semakin meningkat dalam beberapa hari…