Categories: Pelabuhan

Kebersamaan Idul Adha jadi Momentum bagi IPC TPK

Jakarta (Maritimnews) – Melalui semangat Hari Raya Idul Adha, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berharap nilai kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian sosial yang terus tumbuh serta dapat memberikan dampak positif berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Momen Idul Adha 1447H/2026M, IPC TPK memperluas manfaat sosial bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Tahun ini, IPC TPK menyalurkan 26 hewan kurban kepada masyarakat di berbagai daerah operasional sebagai wujud kepedulian sosial dan penguatan hubungan harmonis antara pelabuhan dan lingkungan sekitarnya.

Penyaluran hewan kurban dilakukan di sejumlah wilayah operasional IPC TPK, mulai dari Jakarta, Pontianak, Palembang, Jambi, Padang, dan Lampung. Bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat di ring 1 pelabuhan, Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), stakeholder pelabuhan, yayasan sosial, hingga kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Bagi IPC TPK, menurut Senior Manager Sekretariat Perusahaan IPC Terminal Petikemas Daniel Setiawan, Idul Adha bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga ruang untuk menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas di tengah masyarakat. Kehadiran perusahaan di kawasan pelabuhan diharapkan tidak hanya mendorong aktivitas logistik dan ekonomi, tetapi juga mampu memberikan dampak sosial yang nyata dan berkelanjutan.

Program ini menjadi bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya pada aspek sosial melalui penguatan hubungan yang inklusif dan berkelanjutan dengan masyarakat sekitar pelabuhan. Selain itu, program ini turut mencerminkan penerapan nilai Diversity, Equity, and Inclusion (DEI) dengan memastikan distribusi manfaat dapat dirasakan secara merata oleh berbagai lapisan masyarakat di wilayah operasional perusahaan.

“Melalui program penyaluran hewan kurban ini, IPC TPK ingin menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mempererat hubungan yang harmonis antara perusahaan dan lingkungan sekitar. Kami percaya bahwa pelabuhan bukan hanya ruang aktivitas logistik, tetapi juga bagian dari ekosistem sosial yang harus tumbuh bersama masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, program ini juga sejalan dengan dukungan IPC TPK terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 – Zero Hunger (Tanpa Kelaparan) melalui distribusi pangan bergizi kepada masyarakat dan SDG 10 – Reduced Inequalities (Berkurangnya Kesenjangan) melalui pemerataan manfaat sosial di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Upaya tersebut dinilai relevan dengan tantangan ketahanan pangan yang masih menjadi perhatian, khususnya di wilayah Jakarta Utara. Dalam dokumen Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi DKI Jakarta 2024–2026, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan angka Prevalence of Undernourishment (PoU) atau prevalensi ketidakcukupan konsumsi pangan mencapai sekitar 2,5% pada tahun 2026.

(Bayu Jagadsea/MN)

Bayu

Jurnalis Maritimnews.com

Share
Published by
Bayu

Recent Posts

TPS Perkuat Komitmen ESG Melalui Konversi Kendaraan Operasional Berbasis Listrik

Surabaya (Maritimnews) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terus memperkuat komitmennya terhadap operasional pelabuhan yang…

3 hours ago

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Oleh: Arief Poyuono Komisaris PT Pelindo (Persero) Pelabuhan telah berkembang jauh melampaui sekadar pusat logistik.…

7 hours ago

Pelindo Sosialisasikan Layanan Alat Pemindai Petikemas kepada Pelanggan

Surabaya (Maritimnews) – Pelindo menyelenggarakan rangkaian sosialisasi penerapan layanan tambahan berupa alat pemindai petikemas kepada…

1 day ago

Transisi Adil Bagi Pekerja yang Terotomatisasi di Sektor Pelabuhan

Tenaga kerja pelabuhan dapat didefinisikan dengan berbagai cara. Dalam definisi sempit, tenaga kerja pelabuhan merujuk…

2 days ago

Program TJSL TEUs Bersinar TPK Koja, Perluas Akses Pendidikan Pelajar

Jakarta (Maritimnews) - KSO Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) kembali melanjutkan program Tanggung Jawab Sosial…

3 days ago