Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Teluk Bayur bersama PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur telah resmi menjalin sinergi operasional untuk mengoptimalkan pemanfaatan dermaga dan peralatan bongkar muat di Pelabuhan Teluk Bayur, Sumatera Barat.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari koordinasi lintas fungsi dalam Pelindo Group, yang mengintegrasikan pengelolaan terminal petikemas, layanan multipurpose, hingga dukungan operasional di lapangan guna menciptakan sistem pelayanan yang lebih efisien dan terintegrasi.
Manager Operasi IPC TPK Area Teluk Bayur, Erika Sudarto menjelaskan, bahwa sinergi bukan sekadar kerja sama operasional, tetapi langkah konkret dalam memastikan setiap aset pelabuhan dapat dimanfaatkan secara optimal yang diharapkan mampu mendorong alur layanan lebih cepat, efisien, dan andal bagi pengguna jasa.
Melalui kesepakatan di Jakarta, kedua entitas mengintegrasikan penggunaan fasilitas dermaga, penyediaan operator alat bongkar muat yang kompeten, serta dukungan layanan stevedoring, lift-on/lift-off (Lo/Lo), hingga haulage. Penyediaan jembatan timbang untuk penanganan kargo curah kering juga diperkuat guna memastikan akurasi dan efisiensi dalam setiap proses bongkar muat.
(Bayu Jagadsea/MN)
Jambi (Maritimnews) - Indonesia adalah produsen dan eksportir utama kayu manis global, menguasai sekitar 41%…
Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) memperkuat sinergitas optimalisasi Terminal Kijing Mempawah Kalimantan Barat…
Jambi (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Jambi mencatatkan pertumbuhan signifikan pada Maret…
Bandar Lampung (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) memperkuat komitmen keberlanjutan dengan menggelar aksi…
KIOTEC kembali mengadakan program kunjungan ke Korea Selatan. Kunjungan ini didedikasikan untuk memperkuat keahlian teknis…