Jakarta (Maritimnews) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok menunjukkan komitmennya mendukung kesejahteraan masyarakat melalui Program Pemeriksaan Kesehatan dan Berbagi Sembako Gratis yang diselenggarakan bekerja sama dengan Rumah Sakit Pelabuhan. Sebanyak 235 warga di sekitar wilayah operasional Pelabuhan Tanjung Priok menerima layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis
Selain pemeriksaan kesehatan, pihak Pelindo Regional 2 Tanjung Priok juga menyerahkan paket sembako sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap kesehatan dan ketahanan ekonomi masyarakat.
Executive General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok, Yandri Trisaputra, mengatakan di Jakarta, Rabu (08/07), bahwa program sosial tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah pelabuhan.
Menurut Yandri, kesehatan merupakan fondasi utama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kami terus mendorong berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi berdampak langsung bagi penerima manfaat.
“Pelindo Regional 2 Tanjung Priok berharap dapat terus memperkuat perannya tidak hanya berorientasi pada pelayanan kepelabuhanan, tetapi juga hadir sebagai mitra pembangunan sosial yang tumbuh bersama masyarakat di sekitar wilayah operasional Tanjung Priok,” pungkasnya.
(Bayu Jagadsea/MN)
Jakarta (Maritimnews) – Menyambut HUT PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) ke-13 telah diawali dengan…
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pengguna jasa terhadap pelayanan terminal penumpang,…
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka menghadirkan layanan terminal yang unggul (Operational Excellence) berkelanjutan, PT IPC…
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 PT Pelabuhan Indonesia (Persero)…
Tanjung Pinang (Maritimnews) - Langkah Transformasi Terminal Penumpang Sri Bintan Pura di Tanjung Pinang telah…
Investasi besar pada terminal pelabuhan tanpa membenahi konektivitas di belakangnya ibarat membangun mulut tanpa tenggorokan.…