Categories: Pelabuhan

Sosialisasi Perkuat Ekosistem Vendor Pelindo Regional 4

Makassar (Maritimnews) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional 4 melalui pembaruan kebijakan pengadaan barang dan jasa, digitalisasi sistem P-eproc, penerapan Contractor Safety Management System (CSMS), serta dukungan pembiayaan dari bank-bank Himbara.

Langkah tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Pengadaan Barang dan Jasa Pelindo Tahun 2026 yang digelar di Ruang Rapat Akhlak, Lantai 7 Kantor Pelindo Regional 4, Makassar, Kamis (13/8).

Kegiatan ini diikuti para vendor yang selama ini telah bekerja sama maupun yang akan menjalin kerja sama dengan Pelindo Regional 4. Sosialisasi tersebut menjadi forum penyelarasan pemahaman mengenai kebijakan, sistem, dan standar yang harus dipenuhi dalam proses pengadaan di lingkungan Pelindo.

Division Head Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 4, Rinto Saiful, mengatakan bahwa vendor memiliki posisi strategis dalam mendukung kelancaran operasional dan peningkatan kualitas layanan kepelabuhanan.

“Pelindo memandang vendor sebagai mitra strategis. Karena itu, hubungan kerja sama harus dibangun berdasarkan profesionalisme, transparansi, kepatuhan, kualitas pekerjaan, serta komitmen terhadap keselamatan,” ujar Rinto.

Menurut dia, kesamaan pemahaman terhadap kebijakan pengadaan diperlukan agar setiap proses kerja sama berjalan lebih tertib, efektif, dan akuntabel. Pelindo juga ingin memastikan seluruh vendor memiliki kesiapan yang memadai sebelum mengikuti proses pengadaan maupun melaksanakan pekerjaan.

Kesiapan tersebut tidak hanya mencakup kelengkapan administrasi dan kemampuan teknis, tetapi juga integritas, kapasitas perusahaan, serta pemenuhan standar keselamatan dan kesehatan kerja.

“Kami berharap seluruh vendor dapat memahami ketentuan yang berlaku dan mempersiapkan diri dengan baik. Hal ini penting agar kerja sama yang terjalin mampu memberikan nilai tambah bagi perusahaan dan mendukung pelayanan Pelindo kepada pengguna jasa,” katanya.

Dalam sosialisasi tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai peraturan terbaru pengadaan barang dan jasa, penerapan CSMS, pembaruan sistem P-eproc, serta fasilitas finance funding dan dukungan perbankan dari Himpunan Bank Milik Negara atau Himbara.

Manager Pengadaan Non Teknik PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Yanuar Siscaria Rahmawati, menjelaskan bahwa pembaruan kebijakan dan sistem pengadaan merupakan bagian dari transformasi Pelindo untuk menciptakan proses bisnis yang semakin transparan, efisien, dan kompetitif.

“Pengadaan barang dan jasa tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan perusahaan. Proses ini juga menjadi instrumen penting dalam menjaga efisiensi, transparansi, persaingan usaha yang sehat, dan kualitas hasil pekerjaan,” tutur Yanuar.

Menurut Yanuar, pembaruan sistem P-eproc diharapkan semakin memudahkan pelaku usaha mengikuti proses pengadaan secara digital. Vendor juga diminta memastikan seluruh informasi perusahaan dalam Vendor Management System (VMS) tercatat secara lengkap, benar, dan mutakhir.

Pelindo, lanjutnya, membuka kesempatan yang setara bagi pelaku usaha yang memiliki kompetensi dan memenuhi ketentuan untuk berpartisipasi dalam proses pengadaan perusahaan.

Selain aspek administrasi dan digitalisasi, Pelindo menempatkan keselamatan sebagai salah satu persyaratan penting dalam pelaksanaan pekerjaan. Melalui penerapan CSMS, setiap kontraktor harus mampu mengidentifikasi dan mengendalikan risiko keselamatan dan kesehatan kerja.

Sementara itu, Manager Pengadaan Pelindo Regional 4, Anrina Mesanny Aprilia Rasmud, mengatakan sosialisasi tersebut juga menjadi ruang komunikasi langsung antara Pelindo dan para vendor terkait mekanisme pengadaan.

“Melalui forum ini, vendor dapat memperoleh informasi yang lebih komprehensif sekaligus menyampaikan pertanyaan mengenai proses pengadaan. Kami ingin memastikan tidak ada perbedaan pemahaman dalam penerapan kebijakan di lapangan,” ujar Anrina.

Menurut Anrina, kelengkapan administrasi, kemampuan teknis, integritas, serta pemenuhan standar keselamatan merupakan satu kesatuan dalam menentukan kesiapan vendor untuk bekerja sama dengan Pelindo.

Pelindo Regional 4 terus mendorong terciptanya ekosistem pengadaan yang terbuka, profesional, dan kompetitif. Penguatan tersebut diharapkan meningkatkan kualitas barang dan jasa yang diperoleh perusahaan sekaligus memperluas kesempatan bagi pelaku usaha yang memenuhi persyaratan.

Sosialisasi Pengadaan Barang dan Jasa Pelindo Tahun 2026 dilaksanakan di empat wilayah regional, yakni Medan, Jakarta, Surabaya, dan Makassar. Rangkaian kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan menyeragamkan pemahaman dan implementasi kebijakan pengadaan di seluruh wilayah operasional Pelindo.

(Bayu Jagadsea/HumP4)

Bayu

Jurnalis Maritimnews.com

Share
Published by
Bayu

Recent Posts

Semester I 2026, Arus Barang PMT Tumbuh 10,85 persen

Medan (Maritimnews) – PT Pelindo Multi Terminal (PMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang…

11 hours ago

FSP BUMN Bersatu Dukung RUU Ketenagakerjaan, Adaptif Dengan Perubahan Ekosistem Berusaha

Jakarta (Maritimnews) – Dalam rangka pemenuhan keputusan MK soal pembentukan RUU Ketenagakerjaan, para Pimpinan DPR…

18 hours ago

Aksi Damai Aliansi Pekerja Tanjung Perak di depan Pengadilan Tipikor Surabaya

Surabaya (Maritimnews) - Aliansi Serikat Pekerja Tanjung Perak menggelar aksi solidaritas sebagai bentuk dukungan terhadap…

21 hours ago

FSP BUMN Bersatu Memohon Putusan Bebas Murni Bagi 6 Karyawan PT APBS Pelindo

Jakarta (Maritimnews) – Enam terdakwa perkara dugaan korupsi proyek pengerukan alur pelayaran yang berkaitan dengan…

2 days ago

Jelang HUT RI Ke-81, Pelindo Makassar Beri Layanan Kesehatan Gratis bagi 200 Warga Wajo

Makassar (Maritimnews) - Sebanyak 100 balita dan 100 lansia di Kecamatan Wajo, Kota Makassar, mendapatkan…

3 days ago

Aliansi Serikat Pekerja Tanjung Perak Bakal Gelar Aksi Solidaritas “Satu Terdampak Semua Bergerak”

Surabaya (Maritimnews) - Aliansi Serikat Pekerja Tanjung Perak akan menggelar aksi solidaritas di depan Pengadilan…

3 days ago