Jakarta (Maritimnews) – Bersamaan dengan memperingati Hari Ulang Tahun ke-5 PT Pelabuhan Indonesia atau Pelindo, perusahaan tersebut memperkenalkan ADHARA yakni platform digital yang dirancang untuk menghubungkan berbagai sistem dan layanan dalam ekosistem maritim dan logistik Indonesia.
Pengenalan ADHARA dilakukan melalui Early Adoption ADHARA pada Kamis (1/10) di Museum Maritim Indonesia, Jakarta, sebagai tahap awal pemanfaatan platform bersama para pengguna dan pelaku ekosistem.
ADHARA dikembangkan untuk menjawab kebutuhan keterhubungan antarpelaku dalam rantai logistik. Selama ini, berbagai pelaku telah memiliki sistem digital masing-masing, namun belum seluruhnya terhubung satu sama lain. ADHARA hadir sebagai platform penghubung tanpa menggantikan sistem yang telah dimiliki masing-masing pelaku, sehingga pertukaran informasi, transaksi, dan kolaborasi dapat dilakukan secara lebih terintegrasi.
Direktur Utama Pelindo Achmad Muchtasyar mengatakan, keterhubungan dalam sistem ADHARA menjadi salah satu kunci untuk menciptakan proses logistik yang semakin efisien.
“Melalui ADHARA, kita mengintegrasikan sistem yang ada dalam satu ekosistem logistik. Efisiensi bukan sekadar cutting cost, tetapi bagaimana kita mengoptimalkan kegiatan operasi supaya lebih lean, mendapatkan hasil lebih banyak, sekaligus menurunkan biaya logistik,” ujar Achmad.
Kini para pengguna dapat melakukan pemesanan dan pembayaran layanan logistik, memantau pergerakan kapal, kontainer, dan kargo secara real-time, serta melakukan satu kali pengajuan dokumen untuk mengakses berbagai layanan dalam rantai logistik. Platform ini juga mendukung optimalisasi kapasitas logistik serta pemanfaatan data dan analitik untuk mendukung pengambilan keputusan.
Layanan ADHARA dikembangkan melalui empat solusi digital yang saling terhubung, yakni AdhaOrder, AdhaTrack, AdhaAccess, dan AdhaStore. Dalam operasionalnya, Pelindo menugaskan PT Integrasi Logistik Cipta Solusi (ILCS) sebagai operator platform ADHARA.
Sementara itu Direktur Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda Kementerian Perhubungan, Mohamad Risal Wasal mengatakan, bahwa keterpaduan dan keberlanjutan konektivitas menjadi bagian penting dalam mendukung sistem logistik nasional.
“Kami sudah melihat bagaimana ADHARA diperkenalkan. Semoga dengan adanya ADHARA ini, berbagai persoalan yang sudah terjadi dapat diselesaikan dan integrasi antarsektor bisa semakin baik,” ungkap Risal.
(Bayu Jagadsea/MN)
Oleh: Laksda TNI (Purn) Dr. Soleman B Ponto. ST, SH, MH Konon, di dunia maritim…
Jakarta (Maritimnews) – Tanggal 1 Oktober menjadi momentum penting bagi PT Pelabuhan Indonesia (Persero). Selain…
Jakarta (Maritimnnews) - Pasca tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa beberapa waktu…
Penulis: Arief Poyuono SE.M.Kom - Komisaris Pelindo Indonesia telah menetapkan target ambisius untuk mencapai net-zero…
Jakarta (Maritimnews) – Berbekal semangat mewujudkan Operational Excellence, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) terus mengukuhkan…
Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menyambut kunjungan 46 peserta program Magang Generasi…