KFC Express Cantika Lestari 77 Tenggelam, Segudang Keganjilan Masih Tersisa
Jakarta (Maritimnews) – Tragedi kembali terjadi pada moda angkutan laut. Kapal Ferry Cepat Express Cantika Lestari 77 (KFC Express…
Jakarta (Maritimnews) – Tragedi kembali terjadi pada moda angkutan laut. Kapal Ferry Cepat Express Cantika Lestari 77 (KFC Express…
pelatihan uitemate yang akan diadakan itu sangat tepat waktunya.
GMKI melihat adanya beberapa kesalahan prosedur dan penanganan yang mengakibatkan banyaknya korban kecelakaan yang meninggal dan hilang, antara lain kelaiklautan kapal tidak terpenuhi karena muatan kapal melebihi kapasitas serta alat pelampung dan sekoci yang tidak sesuai dengan jumlah penumpang,
ni membuktikan Regulator tidak bisa berbuat yang terbaik, jangankan terbaik untuk baik saja tidak sanggup dilakukan, tidak pernah absen kecelakaan laut/kapal tiap bulannya, sebagai anggota Dewan IMO, Indonesia semestinya sangat malu atas kejadian yang terus berulang
Hingga saat ini Management Response Team (MRT) PT Pelni (Persero) tengah melakukan investigasi.
MN, Jakarta – Program sosialisasi keselamatan pelayaran yang digagas oleh Pangarmabar Laksda TNI Aan Kurnia diikuti serentak oleh beberapa Pangkalan…
Momentum Harkitnas seharusnya dijadikan stimulasi kebangkitan maritim Indonesia. Namun, ternyata justru sebaliknya, di hari ini, dunia maritim Indonesia kembali tercoreng dengan peristiwa terbakarnya KM Mutiara Sentosa I di Perairan Masalembo, Jawa Timur, (19/5).
Kedua kapal tersebut bermuatan Crude Palm Oil (CPO) yang di bawah MT Elizabeth, sedangkan KM Bhaita Jaya Samudera (tenggelam) bermuatan bahan peledak, yang salah satu rincian di antaranya adalah Ammonium Nitrate seberat 100 ribu kg
MN, Jakarta – 27 Januari 1981 atau 36 tahun silam, bangsa Indonesia berduka setelah mendengar kecelakaan kapal KM Tampomas II…
Pengamat maritim Siswanto Rusdi menegaskan kepada Menteri Perhubungan Budi Karya sumadi untuk segera mengundurkan diri.