Keterampilan Prajurit Tentukan Keberhasilan Pelayaran KRI Bima Suci
Jakarta (Maritimnews) — Kompetensi dan keterampilan yang dimiliki oleh setiap prajurit TNI Angkatan Laut (TNI AL) khususnya pengawak KRI…
Jakarta (Maritimnews) — Kompetensi dan keterampilan yang dimiliki oleh setiap prajurit TNI Angkatan Laut (TNI AL) khususnya pengawak KRI…
Menjelang akhir etape ke-10 pelayaran, Satgas Operasi Bima Suci (OBS) 2020 disambut meriah dengan Sailing Pass oleh unsur-unsur yang berada di bawah Lantamal VII bersama perahu-perahu nelayan Kupang. dan untuk selanjutnya KRI Bimasuci bersandar di Dermaga Lantamal VII Kupang, Sabtu (26/12).
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., dengan didampingi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M.,ikut dalam Pelayaran Kebangsaan di atas KRI Bima Suci-945 yang berlayar di Perairan Teluk Jakarta, Kamis (24/01).
Sail Sabang bukanlah pelayaran biasa melainkan kegiatan yang dilakukan untuk mendorong percepatan pembangunan di kawasan terdepan Indonesia itu.
KRI Bima Suci kelak akan menjadi legenda mengikuti jejak KRI Dewa Ruci.
Di tengah Laut Mediterania paska apel pagi, Kepala Departemen Senjata dan Bahari (Kadepsenbah) Mayor Laut (P) Sugeng Harianto menyampaikan fungsi tali, tiang, dan layar yang ada di KRI Bima Suci.
Perwira Pelaksana (Palaksa) KRI Bima Suci, Mayor Laut (P) Muhammad Sati Lubis memimpin apel pagi perdana setelah satu hari perjalanan KRI Bima Suci dari pelabuhan Vigo, Spanyol menuju Pelabuhan Chivitaveccia Itay.
Dalam salah satu suasana pagi yang cerah di atas kapal KRI Bima Suci di mana Komandan KRI Bima Suci Letkol Laut (P) Widiyatmoko Baruno Aji mengambil apel pagi pada hari Senin tanggal 25 September 2017 yang diikuti seluruh personil KRI Bima Suci dan Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) yang ikut dalam Pelayaran Kartika Jala Krida Tahun 2017.
Sang Merah Putih berkibar di KRI Bima Suci, Vigo, Galicia, Spanyol pada 12 September 2017 menandai peresmian kapal layar latih pengganti KRI Dewaruci