
MNOL, Jakarta – Pemerintahan Senegal berminat membeli kapal dan helikopter untuk keperluan militer buatan Indonesia yang diproduksi oleh badan usaha milik negara (BUMN). Yakni produk-produk dari PT PAL dan PT Dirgantara Indonesia (DI).
Menurut Duta Besar Indonesia untuk Senegal, Mansyur Pangeran, selain untuk kepentingan meliter, negara yang dipimpin Presiden Macky Sall itu juga berminat memesan kapal feri untuk transportasi VIP jarak dekat antar kota.
“Pembelian ini karena Senegal ingin melengkapi armada transportasi militernya untuk menunjang kegiatan pengawasan wilayah perbatasannya,” ujar Mansyur dalam keterangan resminya yang diterbitkan Kementerian Luar Negeri, Jumat (3/6).
Namun tidak diketahui berapa unit yang ingin dipesan Negara yang terletak di Afrika Barat, dan kapal tempur jenis apa yang diinginkannya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, setelah upacara penyerahan surat kepercayaan, Mansyur mempromosikan produk-produk perkapalan, pertahanan dan kedirgantaraan Indonesia, di antaranya pesawat terbang komuter CN-235 dan helikopter.
Kemudian, Macky Sall meminta agar dia segera diberi berbagai informasi dan brosur terkait produk-produk itu. Sebelumnya Indonesia telah mendapat pesanan kapal perang dari Filipina berjenis Strategic Sealift Vessel (SSV).
Produk itu telah diproduksi oleh PT PAL dan dilepas oleh Wapres Jusuf Kalla awal bulan lalu. Sedangkan PT DI sejauh ini juga telah menerima pesanan dari militer Vietnam dan Filipina (RM/MN)






