Categories: TeknologiTerbaru

Begini Cara Merawat Kapal Aluminium, Catatan BKI

Pembuatan Kapal Aluminium

MNOL, Jakarta – Bahan logam aluminium yang digunakan dalam proses pembangunan kapal dan sebagai bahan untuk konstruksi tangki kapal atau yang lainnya merupakan bagian penting dalam sebuah kapal. Untuk perawatan bahan tersebut, Sjaifuddin Thahir dari Divisi Asset PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) memiliki tips merawat bahan yang terbuat dari aluminium supaya kuat dan dapat tahan lama.

“Aluminium dapat mengalami deformasi tapi biasanya tidak atau tanpa terjadi kebocoran. Namun bila kapal mengalami tabrakan yang cukup berat atau keras maka kapal juga akan mengalami lubang atau kebocoran,” ungkap Thahir dalam sebuah catatan di akun medsosnya.

Grade dari aluminium yang digunakan untuk kapal atau pada lingkungan air laut biasanya adalah grade dengan seri-5000 dan seri-6000 series. Untuk aluminium yang dipakai pada tangki biasanya adalah seri-5052, seri-5083 atau seri-5086.

Alasannya, tanpa mengesampingkan faktor kimia dan metalurgi, bahwa seri aluminium tersebut sangat tahan terhadap korosi dan paling tahan bila terkena air garam dan bahan korosif lain pada lingkungan air laut.

Lanjut Thahir, aluminium memiliki kekuatan dan elastisitas untuk digunakan pada konstruksi kapal. Aluminium adalah salah satu logam terbaik untuk penggunaan di laut khususnya terhadap serangan karat.

“Aluminium yang tanpa di-coating (telanjang-red) akan membentuk lapisan aluminium oksida pada permukaannya yang menciptakan penghalang dan dapat mencegah logam aluminium dari korosi. Lapisan aluminium oksida dapat melakukan perubahan perbaikan dengan sendirinya,” ulasnya.

Jika logam aluminium tersebut tetap bersih dan kering maka oksida akan berusaha mereformasi dan melindungi logam. Dengan alasan ini, maka tangki aluminium dan kapal umumnya tidak perlu dilakukan pengecatan. Bahkan tangki aluminium hampir tidak pernah dicat.

“Hal terbaik adalah membiarkan tangki aluminium dalam keadaan telanjang,” tandasnya.

Pengecatan tangki tidak akan memberikan perlindungan lebih daripada tidak dilakukan pengecatan. Sebenarnya proses untuk pengecatan aluminium sangat kompleks, misalnya pengecatan tangki bahan bakar kapal biasanya tidak atau jarang dilakukan dan tidak sepatutnya.

Di sisi lain, kapal aluminium dapat menjadi agak lusuh setelah beberapa tahun dioperasikan sehingga pemilik kapal biasanya sering mengecat dan merapikannya.

Masih kata Thahir, beberapa galangan kapal mengecat kapal aluminium dengan maksud untuk membuatnya lebih menarik dan stylish. Bila pengecatan dilakukan oleh orang yang professional di bidang pengecatan dan faham tentang logam aluminium maka pengecatan bisa bertahan selama bertahun-tahun.

“Tetapi jika tidak dilakukan atau diterapkan dengan cara yang benar, maka cat akan segera mulai terjadi chipping dan terkelupas serta tampak lebih jelek daripada aluminium yang telanjang,” paparnya.

Proses yang harus digunakan untuk mendapatkan kualitas yang akan terlihat baik dan dapat berlangsung selama bertahun-tahun, bila mengecat kapal aluminium adalah harus disadari akan muncul kembali ke lapisan oksida. Kebanyakan cat tidak akan menempel ke aluminium karena lapisan oksida.

“Jadi logam aluminium harus siap untuk menerima cat dengan cara membersihkan dan menghilangkan kotoran, adanya cat sebelumnya, minyak, lemak, dan apa pun yang ada pada logam aluminium serta secara kimia, menghilangkan oksida,” pungkasnya. (Amr)

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Semester I/2026, Throughput IPC TPK Meningkat 7 Persen

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil mencatatkan pertumbuhan kinerja operasional yang solid…

4 days ago

Mengawal Meritokrasi BUMN; Mengapa JOB BIDDING Jangan Menjadi Alat Menghukum Pengalaman

Oleh: Djusman H Umar Praktisi Ketenagakerjaan & Ketua Harian Federasi BUMN Bersatu (FSP BUMN Bersatu)…

5 days ago

Setetes Harapan di Hari Jadi IPC TPK, Himpun 128 Kantong Darah

Jakarta (Maritimnews) – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK)…

7 days ago

Pelindo Terminal Petikemas Terima Dua Penghargaan Ajang GSPI ASRI 2026

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas meraih penghargaan dalam ajang Green and Smart Port…

7 days ago

PMT Tanjung Intan Raih Green and Smart Port 2025 Predikat Bintang 3

Gresik (Maritimnews) - Komitmen PT Pelindo Multi Terminal (PMT) Branch Tanjung Intan memperkuat upaya keberlanjutan…

1 week ago

Menuju Danantara 2030: Cetak Biru Transformasi BUMN sebagai Pilar Kedaulatan Ekonomi dan Mesin Pertumbuhan Indonesia

Oleh : Arief Poyuono Komisaris PT Pelindo (Persero) Transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui…

1 week ago