Concern Terhadap Maritim, APMI Apresiasi Sikap HMI

HMI dan maritim (Foto: rmolsumsel)

MNOL, Jakarta – Sebagai organisasi pemuda tertua di Indonesia, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menunjukan kredibilitasnya dalam mengangkat isu-isu maritim yang saat ini sedang hangat diperbincangkan. Tentunya sikap tersebut menunjukan bahwa HMI tidak kehilangan isu meskipun saat ini isu maritim merupakan isu yang cukup spesifik.

Ahlan Zulfakhri selaku sekjen Assosiasi Pemuda Maritim Indonesia (APMI) menyampaikan, “Tidak banyak, bahkan belum ada elemen gerakan mahasiswa lain yang aktif berbicara maritim. Tentunya statemen-statemen yang dikeluarkan HMI melalui ketua bidang pertanian dan kelautan yakni Mahyudin Rumata menunjukan kajian-kajian yang dilakukan kawan-kawan PB HMI cukup matang.”

“Pasalnya tidak mudah bicara megenai kebijakan maritim yang saat ini ada, tanpa ada kajian yang cukup intensif. Hal ini menjadi kekuatan tersendiri bagi kawan-kawan HMI.”, tandas Ahlan

APMI sebagai organisasi kepemudaan maritim pertama cukup mengapresiasi sikap-sikap dan pernyataan yang disampaikan oleh PB HMI. Dan baru-baru ini Pengurus Besar (PB) HMI telah membuat diskusi publik bertemakan pembangunan maritim nasional.

Ahlan menambahkan dengan adanya statemen dan sikap-sikap pernyataan yang dikeluarkan oleh PB HMI ini menjadi daya dorong tersendiri bagi APMI yang memiliki cita-cita untuk membentuk kader maritim Indonesia yang mumpuni.

“Ke depan harapannya semakin banyak kawan-kawan elemen gerakan yang bicara mengenai maritim akan memperkaya khazanah wawasan dan gagasan maritim Indonesia. Selain itu juga sebagai stabilizer bagi kebijakan-kebijkan yang diambil oleh pemerintah mengenai kemaritiman.” ujarnya

Lebih lanjut Ahlan menyampaikan cita-cita mensejahterakan Indonesia melalui maritim akan menjadi cita-cita bersama seluruh elemen bangsa.

“Terutama bagi pemuda dalam memperjuangkan maritim bukan saat ini dirasakan manfaatannya melainkan sepuluh bahkan dua puluh tahun ke depan,” pungkas lulusan Perkapalan UNDIP tersebut.

HMI sendiri merupakan organisasi kepemudaan yang didirikan oleh Lafran Pane pada 5 Februari 1947 di tengah gelombang revolusi fisik. Kala itu bangsa Indonesia sedang menghadapi Belanda yang ingi menjajah kembali Indonesia.

HMI hadir sebagai organisasi kejuangan yang memiliki prinsip keislaman dan keindonesiaan yang terus berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia di setiap masa maupun tantangan. Memasuki era abad 21 ini, sudah pasti tantangan dan potensi berada di sektor kemaritiman. (Tan)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Masa Depan Ekonomi Hijau Di Industri Maritim

Penulis: Arief Poyuono SE.M.Kom - Komisaris Pelindo Indonesia telah menetapkan target ambisius untuk mencapai net-zero…

1 hour ago

Mahasiswa India Kunjungi IPC TPK, Destinasi Studi Banding

Jakarta (Maritimnews) – Berbekal semangat mewujudkan Operational Excellence, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) terus mengukuhkan…

18 hours ago

Mengintip Dapur Pelabuhan! Peserta MAGENTA Tur Eksklusif di IPC TPK

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menyambut kunjungan 46 peserta program Magang Generasi…

1 day ago

Pelindo Pangkas Entitas, Model Pengelolaan jadi Active Management

Jakarta (Maritimnews) - Badan Pengaturan (BP) BUMN dan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia memutuskan…

1 day ago

TPS dan PSL Hadirkan Dua Unit Container Scanner

Surabaya (Maritimnews) - Komitmen PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PSL) dan PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS)…

2 days ago

Sambut Pelindo Day, Makassar Gelar Turnamen Padel

Makassar (Maritimnews) - Dalam rangka menyambut Pelindo Day, yang diperingati setiap 1 Oktober, PT Pelindo…

3 days ago