Bersinergi untuk Negeri, PT Barata Indonesia Berperan Besar bagi Pembangunan Indonesia

Direktur Utama PT Barata Indonesia, Silmy Karim.

MNOL, Gresik – PT. Barata Indonesia (Persero) adalah salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dalam bidang Engineering Procurement & Construction (EPC), Manufaktur Peralatan Industri, dan Pengecoran.

Perusahaan plat merah ini punya andil cukup besar bagi geliat pembangunan di Indonesia. Barata Indonesia telah bekerja sama bersinergi dengan beberapa perusahaan independen yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia, antara lain di Medan, Jakarta, Cilegon, Sukabumi, Bandung, Tegal, Gresik dan Makassar.

Menurut Direktur Utama PT Barata Indonesia, Silmy Karim, perusahaannya sangat menghargai janji atau kesepakatan kepada pelanggan. We Value Commitmen, begitu komitmen PT Barata Indonesia, menjadi perusahaan tangguh dan profesional, guna mendukung kemandirian dan kemajuan industri nasional.

“Dengan misi menjadi perusahaan Foundry and Metal Work Enginering, Procurement & Contruction yang tangguh maka Barata Indonesia bertekad memberi nilai tambah, kontribusi dan karya yang terbaik bagi bangsa dan negara,” kata Silmy Karim di pabriknya di Jl. Veteran Gresik, Jawa Timur, Jumat (7/10).

Lebih jauh dijelaskan olehnya dengan memanfaatkan peluang pasar dan potensi yang dimiliki, kegiatan Barata Indonesia didukung dengan 3 bidang usaha yaitu Line of Business & Facilities berupa Engineering Procurement Construction; Manufactur of Industrial Equipment; dan line usaha Foundry Products.

Sejak tahun 1975, Barata Indonesia sudah banyak berpartisipasi dalam proyek Industri, dengan menangani bidang konstruksi, instalasi dan pendirian pabrik baru, serta rekonstruksi dan fasilitas yang ada.

“Bersama partner asing dari Jerman, diantaranya dengan PT PBI Indonesia, maka Barata Indonesia telah memproduksi Container Crane dan stuffing Crane, berkapasitas 40 ton di PT Pelabuhan Indonesia,” ujar mantan Dirut PT Pindad ini.

Dengan penanganan hampir satu abad menangani industri gula, tambah Silmy, maka Barata mampu melayani pendirian pabrik gula lokal, sampai dengan 10.000 ton gula tebu perhari.

Kemudian pembangunan pabrik kelapa sawit dengan kapasitas 30 sampai dengan 60 TBS per jam, peralatan pengisian bahan bakar pesawat atau airport refueling system di pelabuhan udara.

Barata Indonesia yang telah memperoleh  Sertifikasi ISO 9001 dan Sertifikasi Asme Stamp, banyak memproduksi komponen dan peralatan industri. Pada industri minyak dan gas, memproduksi Storage Tank.

Barata Indonesia juga produksi mesin Giling Gilas Jalan sejak tahun 1964. Khususnya mesin gilas jalan 3 roda berkapasitas 6 ton sampai 12 ton.

Untuk tenaga industri listrik, Barata Indonesia mampu memproduksi tenaga listrik tenaga uap dan tenaga panas bumi, serta pembangkit listrik tenaga air dengan kapasitas yang kecil sampai dengan yang besar.

Lalu, mendukung prasarana irigasi dan pengendalian banjir, Barata Indonesia mampu membuat water gate, dimulai dari tipe sederhana  sampai yang mutakhir.

“Dalam industri semen, kami pun mampu membuat peralatan pada pabrik semen,” pungkasnya. (Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Karyawan APBS Perkara Pengerukan Pelindo Harus Diputus Bebas Demi Hukum

Oleh: Malvin Berimbing, SH., MH . Direktur Eksekutif LBH-BUMN Indonesia sedang berada pada fase penting…

51 minutes ago

FSP BUMN Bersatu: Kasus 6 Karyawan PT APBS, Bentuk Kriminalisasi Kejaksaan

Surabaya (Maritimnews) - Tidak ada bukti selama persidangan adanya aliran Dana ke enam Karyawan PT…

2 hours ago

Pilihan Prioritas Pembangunan Dry Port di Provinsi Jawa Tengah

oleh: Dr Dayan Hakim NS, Dosen Tetap Program MM Universitas Jayabaya Dry port (atau pelabuhan…

6 hours ago

Kawasan Industri dan Hilirisasi, Harapan Pelabuhan di Lampung

Bandar Lampung (Maritimnews) - Peran pelabuhan laut sebagai pintu gerbang perdagangan dan perekonomian, membutuhkan keberadaan…

10 hours ago

IPC TPK Dorong Sportivitas Bersama Badminton Competition 2026

Jakarta (Maritimnews) - Komitmen PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) untuk tidak hanya unggul dalam…

1 week ago

Pasca QCC Baru, Tingkatkan Produktivitas Layanan IPC TPK Panjang

Bandar Lampung (Maritimnews) - Kehadiran Quay Container Crane (QCC) tipe Post Panamax di IPC TPK…

1 week ago