Dunia Mengapresiasi Langkah Indonesia Atasi Masalah Kelautan

Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan.

MNOL, Denpasar – Menko Maritim Luhut Pandjaitan mengatakan masyarakat internasional mengapresiasi langkah-langkah yang diambil Indonesia dalam mengatasi masalah kelautan dan meminta Indonesia lebih berperan aktif dalam skala yang lebih besar.

“Laut adalah masalah penting yang bukan saja menjadi masalah Indonesia tetapi juga masalah seluruh dunia. Yang menarik, mereka ingin melihat leadership Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar,” ujar Menko Luhut kepada wartawan di sela acara World Ocean Forum pada hari Kamis (23/2) sesaat sebelum bertolak ke Jakarta.

Menko Maritim juga melakukan pertemuan bilateral dengan beberapa delegasi seperti dari Uni Eropa, United Nations Environment Programme (UNEP), International Maritime International (IMO), Food and Agriculture Organization (FAO), Peter Thomson President of General Assembly United Nations, delegasi dari Kepulauan Solomon, dan delegasi Kepulauan Fiji.

Menurut Menko Luhut, masalah lingkungan ini perlu penanganan segera dan komprehensif harus dikerjakan bersama demi kebaikan bersama. “Delegasi PBB tadi meminta inisiatif Indonesia dan mereka berjanji akan mendukung. Delegasi dari Uni Eropa juga meminta Indonesia mengadakan suatu pertemuan atau konferensi dan akhirnya kita sepakat untuk mengadakan “Ocean Action Forum” yang akan membuat action plan untuk masalah laut ini, antara lain seperti sampah plastik ini,” katanya.

Ia mengatakan bahwa masyarakat Internasional melihat Indonesia bisa memainkan perannya dalam masalah-masalah internasional, walaupun menurutnya prioritas utama pemerintah tetap untuk masalah dalam negeri.

“Presiden tentu akan merespon hal ini dengan memperbesar perhatian kita pada level internasional. Ada beberapa hal yang harus dikerjakan bersama dengan negara lain atau badan internasional, seperti sampah,” jelasnya.

Dalam pertemuannya dengan delagasi FAO, Menko Luhut mengatakan bahwa organisasi tersebut meminta lebih banyak lagi orang Indonesia untuk  bekerja pada organisasi tersebut, karena setelah Indroyono Soesilo meninggalkan jabatannya sebagai salah satu Direktur pada organisasi tersebut, jumlah orang Indonesia di sana tidak sebanyak dulu lagi.

Page: 1 2 3 4 5

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Pelindo Sosialisasikan Penataan Peta Peran Korporasi

Makassar (Maritimnews) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menyosialisasikan penataan peta peran korporasi kepada…

10 hours ago

PMT Port Visit melalui Onboarding Budaya Perusahaan

Belawan (Maritimnews) - PT Pelindo Multi Terminal atau PMT memberikan pengalaman awal dunia kerja kepada…

21 hours ago

Kebakaran Kontainer di NPCT1 Cepat Dipadamkan, Tidak Ada Korban

Jakarta (Maritimnews) - New Priok Container Terminal One (NPCT1) berhasil menangani kebakaran yang terjadi pada…

2 days ago

Breakfast With Leader Pelindo 4 Hadapi Perubahan Pelabuhan dan Streamlining

Makassar (Maritimnews) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 memperkuat komunikasi internal dan keterlibatan pegawai…

2 days ago

IPC TPK Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026

Jakarta (Maritimnnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menerima dua penghargaan dalam ajang TOP GRC…

3 days ago

Kinerja Positif IPC TPK Hingga Agustus 2026, Tumbuh 8,37 Persen

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) kembali mencatatkan tren kinerja operasional yang positif…

3 days ago