Jalan tol Tanjung Priok
MNOL, Jakarta – Peresmian jalan tol Tanjung Priok, Sabtu (15/4) oleh Presiden Joko Widodo bakal mempengaruhi daya saing percepatan pelayanan bongkar muat petikemas maupun cargo dari dan ke pelabuhan Tanjung Priok selaku pelabuhan utama Indonesia. Diperkirakan 3.600 truck petikemas perhari lalu lalang di jalan tol akses langsung (in-out) di pelabuhan Tanjung Priok.
“Kecepatan petikemas masuk ke kapal dan kecepatan kapal keluar Pelabuhan Tanjung Priok bisa dilayani dengan baik. Saya ingin jalan tol dimanfaatkan dalam rangka meningkatkan daya saing produk-produk Indonesia,” kata Presiden Jokowi didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono dan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.
Presiden Jokowi optimis kapal-kapal besar akan mulai merapat di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta. Hal itu menyusul upaya perbaikan pelayanan yang terus dilakukan baik pemerintah maupun operator. “Pekan depan, akan ada kapal besar berukuran 10.000 TEUs (twenty feet equivalent unit) yang masuk ke Tanjung Priok,” ujarnya.
Jokowi berharap, beroperasinya kapal besar di Pelabuhan Tanjung Priok dapat meningkatkan daya saing Indonesia dan akan mengurangi biaya transportasi. Diharapkan arus keluar masuk barang di pelabuhan Tanjung Priok dapat berlangsung lebih cepat.
Nantinya semua petikemas tujuan Indonesia (impor) tidak perlu lagi transit di Singapura tapi langsung ke Tanjung Priok. Presiden Jokowi ingin barang-barang masuk ke Indonesia, sebelum disebar ke seluruh Tanah Air atau sebaliknya, dikumpulkan dulu di pelabuhan Tanjung Priok.(Bayu/MN)
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.piatu, Koperasi Karyawan (KOPKAR) Terminal Petikemas…
Bandar Lampung (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang mencatat kinerja operasional yang…
Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil menjaga kinerja operasional secara solid…
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mencatat kinerja operasional yang positif dalam melayani angkutan…
Ini bukan soal satu atau dua pelabuhan yang perlu diperbaiki. Ini adalah kegagalan sistemik yang…
Ditulis oleh: Arief Poyuono Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 yang berada di kisaran 5 %…