Setiap harinya Warga Jakarta Hasilkan Sampah Plastik seluas 7 Lapangan Bola

Sampah Plastik di Jakarta

MNOL, Jakarta – Indonesia mendapat predikat sebagai negara penghasil sampah plastik terbesar nomor dua di dunia setelah China. Hal tersebut sungguh ironi di tengah berjalannya visi poros maritim dunia yang didengungkan pemerintah. Pasalnya, di lain sisi ikan Indonesia kini juga digadang-gadang sebagai sumber protein untuk masyarakat Indonesia.

Lalu bagaimana dengan problematika sampah plastik di laut? Menurut penelitian dari Universitas Hasanuddin, sekitar 76 spesies ikan laut, 23 di antaranya sudah terkontaminasi dengan plastik di dalam ususnya. Bayangkan apa yang terjadi bila itu dikonsumsi oleh manusia?

Menanggapi fenomena tersebut, Wakil Ketua Gerakan Budaya Bersih dan Senyum Musyarafah Machmud dalam siaran di RRI pada peringatan Hari Bumi lalu mengutarakan program Gerakan Aksi Bersih Serentak yang akan digelar di 10 titik di Jakarta pada 6 Mei 2017 mendatang. Hal itu untuk menjawab permasalahan sampah plastik terutama di Ibukota Jakarta.

“Dalam satu hari kita menghasilkan satu juta kantong plastik dan satu orang bisa menghasilkan 700 kantong plastik per tahunnya. Sedangkan dalam satu hari warga Jakarta bisa menghasilkan sampah plastik seluas 7 lapangan bola dan itu semuanya bermuara ke laut,” kata Ara biasa akrab disapa.

Selanjutnya, istri dari Deputi IV Kemenko Maritim Safri Burhanuddin ini menyatakan hal itu tentu akan berdampak pada kesehatan generasi kita. Sehingga dari hal terkecil yang dapat dilakukan dari diri sendiri ialah dengan mengurangi penggunaan plastik bagi kehidupan sehari-hari.

“Kebiasaan-kebiasaan menggunakan plastik harus kita kurangi. Mulai dari sekarang kita juga sosialisasikan menggunakan tabler untuk menggantikan botol plastik sebagai tempat minum, itu salah satu hal-hal kecil yang bisa kita lakukan,” tambahnya.

Masih kata dia, seluruh Indonesia sebanyak 1,3 juta ton sampah plastik dibuang ke laut dan 80 persennya berasal dari darat. Oleh karena itu, Kemenko Maritim sangat concern memerangi sampah laut karena ini menjadi suatu hal yang penting bagi masa depan laut Indonesia.

“Aksi yang kita lakukan di tanggal 6 Mei nanti melibatkan 30 komunitas, instansi pemerintahan seperti KLHK, KKP, PMK dan lainnya. Dan kita akan pusatkan di Pulau Pramuka,” bebernya.

Senada dengan Ara, Asisten Deputi IV Kemenko Maritim Bidang Pendidikan dan Pelatihan Maritim TB Haeru Rahayu menyatakan bahwa gerakan ini adalah untuk memotivasi anak-anak muda khususnya anak sekolah untuk berupaya menyelamatkan bumi kita khususnya Indoensia yang saat ini sudah penuh dengan sampah.

Pria asal Banten itu lebih lanjut mengungkapkan bahwa Kemenko Maritim sesuai amanat Presiden Joko Widodo dalam Inpres No 12/2016 tentang Revolusi Mental ditunjuk sebagai koordinator Indonesia Bersih.

“Acaranya itu bukan hanya di tanggal 6 Mei saja tetapi ada rangkaiannya dari tanggal 2 hingga tanggal 5 Mei yaitu berupa edukasi untuk mewujudkan Indonesia bersih dari sampah plastik,” ujar Tebe biasa diasapa.

Pada intinya Kemenko Maritim mengajak seluruh pihak untuk bergotong royong dan bersama-sama mewujudkan Indonesia bersih dan sehat dalam bingkai poros maritim dunia.

(Adit/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

PTP Nonpetikemas Dorong Peningkatan Kompetensi TKBM di Pelabuhan Panjang

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memberikan pelatihan dan sertifikasi kepada 10…

3 days ago

DANANTARA dan Tugas Sejarah Transformasi Ekonomi Nasional Bagi Keadilan Sosial Rakyat

Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom Indonesia sedang memasuki sebuah fase penting dalam perjalanan ekonomi nasional.…

5 days ago

Uji Emisi di Tanjung Priok, Pelindo Ajak Ekosistem Pelabuhan Jaga Lingkungan

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…

2 weeks ago

Sosialisasi Perkuat Ekosistem Vendor Pelindo Regional 4

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional…

2 weeks ago

Semester I 2026, Arus Barang PMT Tumbuh 10,85 persen

Medan (Maritimnews) – PT Pelindo Multi Terminal (PMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang…

2 weeks ago

FSP BUMN Bersatu Dukung RUU Ketenagakerjaan, Adaptif Dengan Perubahan Ekosistem Berusaha

Jakarta (Maritimnews) – Dalam rangka pemenuhan keputusan MK soal pembentukan RUU Ketenagakerjaan, para Pimpinan DPR…

2 weeks ago