Pelabuhan Dumai
MN, Dumai – PT Pelabuhan Indonesia I (Pelindo 1) Cabang Dumai telah mempersiapkan diri bagi kegiatan bongkar muat petikemas yang didukung fasilitas HMC, Crane Sennebogen dan Reach Stacker, serta lapangan penumpukan seluas 2,5 hektar melalui penerapan Terminal Petikemas (TPK) Perintis.
Melihat pertumbuhan throughput petikemas sejak tahun 2015, manajemen Pelindo 1 berupaya mengoptimalkan potensi pelabuhan Dumai. Adapun produktifitas pelabuhan Dumai sampai dengan bulan November 2017 tercatat bongkar 3.770 boks dan muat 3.715 boks, total sebesar 7.485 boks atau 7.837 TEUs.
“Potensi besar TPK Dumai akan terlihat seiring dengan aktifitas akses Jalan Tol Pekan Baru – Dumai sepanjang 131,4 kilometer yang direncanakan bakal beroperasi pada tahun 2019,” jelas Manager Umum Pelindo 1 Cabang Dumai, Aguslianto kepada Maritimnews di ruang kerjanya, Selasa (12/12).
Direncanakan tahun 2018, manajemen Pelindo 1 Cabang Dumai akan melakukan penambahan fasilitas demaga TPK Perintis pelabuhan Dumai menjadi 200 meter. Khusus dermaga kegiatan bongkar muat TPK Perintis ditambah sepanjang 100 meter ke arah barat.
Selain itu Pelindo 1 juga akan berinvestasi peningkatan fasilitas pelabuhan curah cair untuk minyak kelapa sawit mentah (CPO). Fasilitas loading point curah cair ditambah dari semula hanya mampu memompa 200-300 ton per jam menjadi 500 ton per jam.
(Bayu/MN)
Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) memperkuat sinergitas optimalisasi Terminal Kijing Mempawah Kalimantan Barat…
Jambi (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Jambi mencatatkan pertumbuhan signifikan pada Maret…
Bandar Lampung (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) memperkuat komitmen keberlanjutan dengan menggelar aksi…
KIOTEC kembali mengadakan program kunjungan ke Korea Selatan. Kunjungan ini didedikasikan untuk memperkuat keahlian teknis…
Jambi (Maritimnews) - IPC TPK membangun sumur bor lengkap dengan instalasi pendukung sebagai sumber air…