Categories: PelabuhanTerbaru

Throughput TPK Perawang Meningkat Capai 10% di Tahun 2017

Salah satu mobile crane andalan TPK Perawang

MN, Siak – Memasuki usia ke-6 tahun, produktifitas kawasan pelabuhan Terminal Petikemas (TPK) Perawang Riau telah menunjukkan pertumbuhan cukup signifikan. Untuk throughput petikemas di tahun 2017 tercatat 83.000 boks meningkat 10% dibanding tahun 2016 lalu yang sebesar 75.000 boks.

Walaupun kegiatan bongkar muat petikemas di TPK Perawang masih menggunakan fasilitas mobile crane, serta kinerja operasional BCH 13 boks per-jam dan BSH 10 boks per-jam, namun produktifitas TPK milik PT Pelabuhan Indonesia I (Pelindo 1) tersebut berhasil melampui throughput petikemas tahun 2016.

Manajemen PT Pelindo 1 cabang Pekan Baru melalui Manager Umum Budi Syafrizal didampingi Manager Bisnis Budi A Siregar menjelaskan, komoditi dominan petikemas di TPK Perawang secara garis besar mengalami pertumbuhan baik dari segi jenis maupun jumlah di kegiatan international dan domestik.

“Pupuk untuk tanaman Kelapa Sawit merupakan komoditi unggulan yang dibongkar di TPK Perawang,” terang Budi Syafrizal kepada Maritimnews di Perawang, Siak, Senin (11/12).

Menurut Budi, pengembangan TPK Perawang harus didukung oleh infrastruktur antara lain akses jalan menuju pelabuhan yang berstatus jalan desa, seharusnya diubah sebagai jalan Provinsi. “Akses jalan sejauh hampir 4 kilometer dari IKPP sampai ke TPK Perawang sangat tidak memadai,” ujarnya.

Ketika disinggung mengenai rencana keberadaan TPK Dumai, Budi menegaskan bahwa pihaknya sedikitpun tidak merasa khawatir sebab TPK Perawang masih punya pasar tersendiri yang tak mungkin beralih ke lain Terminal yakni Indah Kiat Pulp and Paper dan Riau Andalan Pulp and Paper.

“Keberadaan TPK Dumai bukan jadi ancaman bagi kami malah bisa saja menjadikan Perawang sebagai pendukung atau feeder bagi Dumai, bahkan kami siap menjadi lini II melayani kegiatan logistiknya,” pungkasnya.

(Bayu/MN)

Bayu

Jurnalis Maritimnews.com

Share
Published by
Bayu

Recent Posts

Barang Kami Tertahan, Bisnis Kami Pun Ikut Berhenti

Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…

17 hours ago

Pelindo Perkuat Sinergitas Optimalisasi Terminal Kijing, Akses Jalan jadi Prioritas

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) memperkuat sinergitas optimalisasi Terminal Kijing Mempawah Kalimantan Barat…

3 days ago

Maret 2026, IPC TPK Jambi Tumbuh 22,5%

Jambi (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Jambi mencatatkan pertumbuhan signifikan pada Maret…

3 days ago

IPC TPK Gandeng Mitra Pelayaran Perkuat Konservasi Laut dan Ekosistem Pelabuhan Berkelanjutan

Bandar Lampung (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) memperkuat komitmen keberlanjutan dengan menggelar aksi…

3 days ago

Tingkatkan Kapasitas SDM Kelautan dan Perikanan, KIOTEC Kunjungi Korsel

KIOTEC kembali mengadakan program kunjungan ke Korea Selatan. Kunjungan ini didedikasikan untuk memperkuat keahlian teknis…

4 days ago

IPC TPK Bangun Fasilitas Air Bersih di Muaro Jambi

Jambi (Maritimnews) - IPC TPK membangun sumur bor lengkap dengan instalasi pendukung sebagai sumber air…

4 days ago