Ini Agenda Penting ASEAN MTWG ke-37 Singapore

Pertemuan negara ASEAN di Singapura

MN, Singapura – Memasuki hari kedua pertemuan ASEAN Maritime Transport Working Group (ASEAN MTWG) Meeting ke-37 Singapura tanggal 5 – 7 Maret 2019 dibahas agenda penting dan beberapa usulan negara peserta sidang pertemuan kemaritiman tersebut.

Agenda terdiri konsep Same Risk Area, konsep Green Ship Strategy di ASEAN, penerapan penggunaan bahan bakar di kapal berkandungan sulfur maksimal 0,5% (Sulfur CAP) yang ditargetkan berlaku 1 Januari 2020, dan implementasi Rute RoRo Dumai-Malaka.

Selain Rute RoRo Dumai-Malaka, delegasi Indonesia yang dipimpin Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Capt Wisnu Handoko, terlibat pembahasan tahapan pembebasan penerapan Konvensi Management Air Ballas atau Ballast Water Management (BWM) di Indonesia, Malaysia dan Singapura atau Same Risk Area.

Capt Wisnu berharap nantinya kesepakatan di ASEAN MTWG ke-37 mampu memberikan manfaat bagi industri pelayaran, kapal-kapal yang beroperasi di wilayah perairan ketiga negara (Indonesia, Malaysia, Singapura) harus bebas dari penerapan Konvensi BWM.

Kemudian delegasi Indonesia juga menyampaikan usulan dan kemajuan kerjasama di bidang transportasi, termasuk kerjasama peningkatan capacity building yang dilakukan oleh International Maritime Organization (IMO), Jepang, China dan Korea Selatan.

Pada kesempatan yang sama, perwakilan IMO yang hadir menyampaikan jalinan kerjasama dengan negara-negara ASEAN selama setahun terakhir, seperti pelatihan dan penyelenggaraan workshop termasuk yang dilaksanakan di Indonesia.

Pada pertemuan ASEAN MTWG ke-37 Singapore, IMO mendorong negara anggota ASEAN untuk meratifikasi konvensi-konvensi IMO lainnya yang selama ini belum diratifikasi oleh negara-negara ASEAN.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Kewajiban Perusahaan Pelayaran dalam Pelaporan ESG 2025

Oleh : Dr. Dayan Hakim NS* Perusahaan pelayaran saat ini tengah menghadapi kewajiban untuk menyusun…

1 day ago

Program Jejak Pelabuhan, Mahasiswa/i UI Kunjungi IPC TPK

Jakarta (Maritimnews) - Kunjungan Mahasiswa dan Mahasiswi Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia (UI) ke…

4 days ago

IPC TPK Gelar Pelatihan Keterampilan Bagi Perempuan Penyandang Disabilitas di Pontianak

Pontianak (Maritimnews) - Dukungan perusahaan IPC Terminal Petikemas terhadap Asta Cita ke-4 Pemerintah Republik Indonesia…

5 days ago

Sinergi Operasional IPC TPK dan PTP di Teluk Bayur

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Teluk Bayur bersama PT Pelabuhan Tanjung…

5 days ago

IPC TPK Jambi Dukung Kelancaran Ekspor Kayu Manis ke Mancanegara

Jambi (Maritimnews) - Indonesia adalah produsen dan eksportir utama kayu manis global, menguasai sekitar 41%…

6 days ago

Barang Kami Tertahan, Bisnis Kami Pun Ikut Berhenti

Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…

1 week ago