Categories: PelayaranTerbaru

Operator Kapal Perintis dan Tol Laut Wajib Prioritaskan Safety Management System

Dirjen Agus

MN, Jogjakarta – Operator angkutan perintis dan tol laut yang memakai kapal milik Negara wajib memprioritaskan Safety Management System, sesuai ISM Code secara konsisten sebagai upaya pengendalian pengoperasian guna mencegah terjadinya kecelakaan kapal.

Selain itu pihak penyelenggara juga harus didukung dengan system Manajemen Kapal (Ship Management) yang baik, agar dapat memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, termasuk menjaga kebersihan, ketertiban dan pemeliharaan kapal.

Hal itu dikatakan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub, Agus H Purnomo saat memberikan pengarahan pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Angkutan Perintis dan Tol Laut Tahun Anggaran 2019 di Jogjakarta, Kamis (21/3).

Dirjen Agus menegaskan, bahwa Kemenhub telah melakukan berbagai kebijakan agar pengoperasian kapal perintis dan kapal tol laut berjalan lebih baik. Termasuk mewajibkan operator kapal melaksanakan Sistem Perencanaan Pemeliharaan (Plan Maintenance System), serta melaporkan kondisi kapal dalam 3 bulan sekali.

Kemenhub juga terus mendorong penerapan teknologi informasi dalam pelayanan transportasi laut, salah satunya adalah penerapan e-ticketing.

Seiring meningkatnya teknologi informasi, Pemerintah memberlakukan penerapan e-ticketing untuk penumpang dan muatan yang harus dipenuhi oleh operator kapal sehingga jumlah naik/turun penumpang dan muatan terdata secara jelas, akurat serta transparan.

“Jika kapal harus melakukan docking atau rusak berat sehingga tidak dapat beroperasi maka operator kapal wajib menyediakan kapal pengganti, sehingga tidak terjadi kekosongan pelayanan pada trayeknya,” ujar Dirjen Agus.

Begitupun saat terjadinya peak season seperti lebaran atau saat Natal dan Tahun Baru, operator kapal harus lebih meningkatkan kewaspadaan dalam mengantisipasi terjadinya kelebihan kapasitas penumpang yang membahayakan stabilitas kapal.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Kewajiban Perusahaan Pelayaran dalam Pelaporan ESG 2025

Oleh : Dr. Dayan Hakim NS* Perusahaan pelayaran saat ini tengah menghadapi kewajiban untuk menyusun…

1 day ago

Program Jejak Pelabuhan, Mahasiswa/i UI Kunjungi IPC TPK

Jakarta (Maritimnews) - Kunjungan Mahasiswa dan Mahasiswi Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia (UI) ke…

4 days ago

IPC TPK Gelar Pelatihan Keterampilan Bagi Perempuan Penyandang Disabilitas di Pontianak

Pontianak (Maritimnews) - Dukungan perusahaan IPC Terminal Petikemas terhadap Asta Cita ke-4 Pemerintah Republik Indonesia…

5 days ago

Sinergi Operasional IPC TPK dan PTP di Teluk Bayur

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Teluk Bayur bersama PT Pelabuhan Tanjung…

5 days ago

IPC TPK Jambi Dukung Kelancaran Ekspor Kayu Manis ke Mancanegara

Jambi (Maritimnews) - Indonesia adalah produsen dan eksportir utama kayu manis global, menguasai sekitar 41%…

5 days ago

Barang Kami Tertahan, Bisnis Kami Pun Ikut Berhenti

Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…

1 week ago