Peluang Investasi Budidaya di NTB

Nelayan (foto:Antara NTB)

Penulis: Rusdianto Samawa (Pendiri Teluk Saleh Institute)

Fakta diseluruh dunia, kebutuhan terbesar produk perikanan adalah produk segar dan olahan tuna, udang dan salmon. Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) secara khusus dan Indonesia pada umumnya, memiliki peluang besar dalam terobosan budidaya ikan Salmon.

Apabila mampu datangkan teknologi modern dan sistem budidaya yang mumpuni, maka Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bisa tingkatkan neraca perdagangan dari sektor kelautan dan perikanan.

Terdapat beberapa sektor usaha yang minat investor sangat tinggi untuk wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yaitu pengelolaan infrastruktur pelabuban, cold storage, processing, food industry dan start up.

Keempat sektor tersebut, sudah lengkap. Tugas pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyusun kesiapan promosi potensi perikanan diberbagai negara seperti; Korsel, Vietnam, Tiongkok dan Amerika Serikat.

Investasi sektor perikanan ke Nusa Tenggara Barat (NTB) harus diakui dalam 5 tahun terakhir belum signifikan. Semoga tahun 2021 ini mengalami peningkatan. Sementara, NTB termasuk pemasok produk perikanan dalam tiga tahun terakhir (2017-2019), seperti: kerang, cumi, Lobster, udang, (34%) dan ikan beku (15%). Hal ini berarti Prov. Nusa Tenggara Barat (NTB) cukup baik dalam memanfaatkan peluang untuk ekspor produk perikanan.

Kedepan, produk perikanan NTB bisa berasal dari hasil budidaya yang merupakan salah satu sektor usaha penting yang harus dimajukan mulai sejak 1960-an hingga sekarang.

Pemerintah Prov. NTB harus menambah perhatian terhadap potensi budidaya perikanan yang cukup menjanjikan, maka cukup besar pula peluang menarik calon investor untuk berinvestasi di sektor kelautan dan perikanan Prov. NTB.

Ada peluang besar di industri pengolahan yang masih diharapkan hadir diwilayah Prov. NTB, baik oleh investor dalam negeri maupun luar negeri. Industri tersebut di antaranya pengolahan hasil samping ikan, udang dan kepiting yang berupa kulit, isi perut, tulang dan kepala, cangkang, yang semuanya bisa menjadi peluang investasi.

Namun, diperlukan strategi dalam menarik investor dengan memahami karakter investor, menyediakan informasi peluang investasi yang jelas, detail dan transparan, serta kemudahan perizinan investasi.

Sektor budidaya kelautan dan perikanan merupakan salah satu sektor yang dapat mengembalikan pertumbuhan ekonomi NTB, tinggal bagaimana kita berupaya mengelola dengan baik sumber daya alam yang dimiliki. Kerjasama dibidang vokasi perikanan sangat diperlukan guna memberikan keterampilan pada pekerja lokal terkait teknologi yang akan digunakan pada kegiatan investasi asing.

Nantinya akan ada mutual benefit bagi semua yang terlibat. Investor asing dapat memberikan transfer of technology kepada pekerja lokal di daerah. Mesti dilakukan kedepan yakni penyederhanaan perizinan melalui OSS, pemberian kemudahan perpajakan yang diperluas (tax allowance), bebas bea masuk untuk peralatan pengolahan, hingga stimulus bagi pelaku usaha terdampak covid-19 agar mereka tetap survive.

Potensi perikanan NTB, selayaknya dipromosikan ke berbagai negara. Selain meningkatkan ekspor, kegiatan tersebut juga untuk menarik minat investor untuk menanamkan modalnya secara berkelanjutan, meski dalam masa pandemi covid-19.

Ke depan, berharap ada investor yang ingin membangun industri pengolahan di Nusa Tenggara Barat (NTB) berupa: farmasi, kosmetik dan bioteknologi yang berasal dari bahan baku rumput laut sebagai bahan bakunya. Investasi sektor perikanan dibidang budidaya lebih menjanjikan dibandingkan di bidang tangkap ikan.***

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Say No To IPO; Pelindo Lebih Bermanfaat Tanpa Pasar Modal

Oleh: Siswanto Rusdi, Direktur The National Maritime Institute (Namarin) Daya Anagata Nusantara (Danantara) merencanakan initial…

11 hours ago

PTP Nonpetikemas Dorong Peningkatan Kompetensi TKBM di Pelabuhan Panjang

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memberikan pelatihan dan sertifikasi kepada 10…

6 days ago

DANANTARA dan Tugas Sejarah Transformasi Ekonomi Nasional Bagi Keadilan Sosial Rakyat

Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom Indonesia sedang memasuki sebuah fase penting dalam perjalanan ekonomi nasional.…

1 week ago

Uji Emisi di Tanjung Priok, Pelindo Ajak Ekosistem Pelabuhan Jaga Lingkungan

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…

2 weeks ago

Sosialisasi Perkuat Ekosistem Vendor Pelindo Regional 4

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional…

2 weeks ago

Semester I 2026, Arus Barang PMT Tumbuh 10,85 persen

Medan (Maritimnews) – PT Pelindo Multi Terminal (PMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang…

2 weeks ago