Published On: Thu, May 20th, 2021

Jabarkan Filosofi Angkatan Laut, Kadisjarahal Beri Kuliah Pasis Seskoal

Kuliah umum yang diberikan oleh Kadisjarahal.

Kuliah umum yang diberikan oleh Kadisjarahal.

MN, Jakarta – Kepala Dinas Sejarah TNI Angkatan Laut (Kadisjarahal) Laksamana Pertama TNI Supardi, S.E., M.B.A., CHRMP., memberikan kuliah tentang sejarah dan nilai-nilai kejuangan kepada para Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Seskoal) Angkatan ke-59 TA 2021 di Kelas A Gedung R.E. Martadinata Seskoal, Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (18/5).

Kuliah sejarah yang diikuti 175 Pasis Dikreg Seskoal Angkatan ke-59 TA 2021 ini, turut pula dihadiri Wadan Seskoal Laksamana Pertama TNI Imam Musani, S.E., M.Si., M.Tr.Opsla., Kepala Departemen Kejuangan (Kadepjuang) Kolonel Marinir Firman Johan, M.Tr.Opsla., Wadan Korsis Seskoal Letkol Laut (P) M.B.Pandjaitan, S.E., M.Tr.Opsla, para Dosen, serta para Patun Seskoal.

Mengawali kuliahnya, Kadisjarahal memulai tentang kekuatan sejarah untuk mewujudkan Jalasveva Jayamahe. Laksma Supardi lalu mengatakan bahwa sejarah menyediakan peninggalan nilai-nilai masa lalu yang sangat kaya untuk memandu perjalanan bangsa dalam menyongsong kejayaannya. 

“Untuk mewujudkan Jalesveva Jayamahe di Bumi Nusantara, kita harus belajar dari perjalanan sejarah bangsa ini dalam meraih kejayaan maupun proses saat mengalami keruntuhannya. Inilah arti pentingnya menempatkan sejarah sebagai guru kehidupan,” ujar Laksma Supardi.

Lebih lanjut, Kadisjarahal menjelaskan tentang definisi sejarah angkatan laut, yaitu studi dan analisis masa lalu tentang cara-cara yang digunakan pemerintah atau negara dalam mengatur dan menggunakan kekuatan di laut untuk mencapai tujuan nasional.

Sejarah angkatan laut untuk pengembangan kekuatan TNI AL sendiri memiliki dua filosofi, yaitu menghormati masa lalu serta menginspirasi masa kini dan nanti. Menghormati masa lalu terdiri dari keberhasilan dan kegagalan dalam operasi, pertempuran dan perang laut sama nilainya, historiografi untuk menghargai pengabdian dan pengorbanan para pendahulu, akurasi sejarah untuk mencegah misinterprestasi peristiwa. 

Menginspirasi masa kini dan nanti terdiri dari mengambil lesson learned setiap peristiwa keangkatanlautan, yaitu perjuangan, kegigihan, ketabahan dan keberanian para pendahulu sebagai spirit prajurit di masa kini, keberanian dalam pertempuran dan keberanian moral dalam birokrasi menjadi teladan pembentukan karakter guna menghadapi tugas masa kini, belajar sejarah, dan belajar strategi.

About the Author

- Redaktur

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

alterntif text
Connect with us on social networks
Recommend on Google
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com