Categories: PelayaranTerbaru

PLP Tanjung Priok Butuh Peremajaan Sarana dan Prasarana

Personil Kantor PLP Kelas I Tanjung Priok

MN, Jakarta – Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas I Tanjung Priok membutuhkan peremajaan sarana dan prasarana, antara lain kapal patroli, peralatan monitoring guna menunjang kinerja operasional, termasuk kwalitas Sumber Daya Manusia (SDM) atau Personil untuk meningkatkan kemampuan di seluruh perairan yang menjadi wilayah kerja PLP. Tujuannya agar kinerja Pangkalan lebih baik lagi dimasa mendatang.

Adapun wilayah operasional PLP Kelas I Tanjung Priok berdasarkan Telegram Dirjen Perhubungan Laut nomor 13/VIII/DV-05 tanggal 13 Agustus 2005, meliputi perairan bagian barat Sumatera Utara & Barat, seluruh perairan Sumatera Selatan, Bengkulu, Jambi, Bangka, Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Tengah, dan dibatasi garis-garis lurus yang ditarik antara titik-titik dengan angka koordinat tertentu.

Kepala Kantor PLP Kelas I Tanjung Priok, Capt Wahyu Prihanto mengakui, jika mengacu pada tupoksi pengawasan di area operasional PLP Tanjung Priok, memang dibutuhkan peremajaan sarana prasarana serta pendidikan SDM (kompetensi dan sertifikasi). Peremajaan sebagai upaya UPT Ditjen Hubla Kemenhub tersebut, dalam rangka meningkatkan kinerja terkait aspek keselamatan pelayaran.

“Kami melaksanakan pembinaan personil di UPT khususnya wilayah Jakarta. Tim Quick Respon PLP Tanjung Priok melakukan sosialiasi dan edukasi, termasuk menyediakan fasilitas bagi sarana pendidikan para personil UPT lainnya,” terang Kepala Kantor PLP Kelas I Tanjung Priok, Capt Wahyu Prihanto kepada Maritimnews di Jakarta, Rabu (27/10).

Adapun sarana dan prasarana vital yang dimiliki Kantor PLP Tanjung Priok, yakni 13 unit kapal patroli dan 3 Rigid Inflatable Boat (RIB) dengan rincian kapal kelas 1 sebanyak 2 unit, kapal kelas 2 sebanyak 10 unit, kapal patroli kelas 3 sebanyak 1 unit, dan RIB 3 unit. Khusus sarana kapal patroli terdapat dua unit yang sudah memasuki kondisi 45% (proses penghapusan).

“Kami punya target untuk membangun dan penyediaan kapal patroli baru milik PLP Tanjung Priok pada tahun 2023 mendatang, itupun kalau usulannya terkait anggaran pada tahun depan disetujui Pusat,” pungkasnya.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

PTP Nonpetikemas Dorong Peningkatan Kompetensi TKBM di Pelabuhan Panjang

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memberikan pelatihan dan sertifikasi kepada 10…

5 days ago

DANANTARA dan Tugas Sejarah Transformasi Ekonomi Nasional Bagi Keadilan Sosial Rakyat

Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom Indonesia sedang memasuki sebuah fase penting dalam perjalanan ekonomi nasional.…

1 week ago

Uji Emisi di Tanjung Priok, Pelindo Ajak Ekosistem Pelabuhan Jaga Lingkungan

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…

2 weeks ago

Sosialisasi Perkuat Ekosistem Vendor Pelindo Regional 4

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional…

2 weeks ago

Semester I 2026, Arus Barang PMT Tumbuh 10,85 persen

Medan (Maritimnews) – PT Pelindo Multi Terminal (PMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang…

2 weeks ago

FSP BUMN Bersatu Dukung RUU Ketenagakerjaan, Adaptif Dengan Perubahan Ekosistem Berusaha

Jakarta (Maritimnews) – Dalam rangka pemenuhan keputusan MK soal pembentukan RUU Ketenagakerjaan, para Pimpinan DPR…

2 weeks ago